top banner
  I  

Kamis - 08 Januari 2015 06:18:20 WIB

Penguatan Koordinator Provinsi STBM: Menumbuhkan Semangat Tanpa Batas

Berita
Administrator | dibaca: 50689 pembaca

Penguatan Koordinator Provinsi STBM: Menumbuhkan Semangat Tanpa Batas

 

Koordinator Provinsi STBM harus mampu mengkoordinasikan pendampingan para Fasilitator STBM kabupaten dalam menerapkan STBM berskala kabupaten.

 

penguatan korprov 1Solo - Pemerintah Indonesia sedang melakukan upaya percepatan peningkatan akses terhadap sanitasi yang layak untuk mencapai target MDGs 7C dan Universal Akses tahun 2019.

Salah satunya melalui penerapan Pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dituangkan pada Permenkes nomor 3 tahun 2014. Penerapan pendekatan STBM diperluas dengan cara mengintegrasikannya ke dalam program-program besar Kementerian Kesehatan atau pemberdayaan masyarakat lainnya, diantaranya adalah pada pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) fase II yang mencakup 220 kabupaten/kota di 32 provinsi.

Peran dan kompetensi koordinator STBM provinsi penting ditingkatkan secara regular. Salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui kegiatan Lokakarya Peningkatan Kapasitas Pendampingan Pelaksanaan Program STBM PAMSIMAS II yang dilaksanakan pada 5 9 Januari di Solo.

penguatan korprov 2Lokakarya ini dilaksanakan adalah untuk meningkatkan kapasitas pendampingan koordinator provinsi dalam melaksanakan STBM berskala kabupaten, melalui pengembangan lingkungan pendukung yang kondusif serta memperkenalkan mekanisme pemantauan dan dukungan peningkatan kompetensi jarak jauh.

Diharapkan nantinya ada peta kemampuan termasuk keterampilan para koorprov dalam perannya sebagai enabler dan capacity builder.

Koorprov juga mampu menjelaskan dengan cerdas dan tepat tentang perkembangan pendampingan yang telah dilakukan selama ini, termasuk praktik sukses yang berkaitan dengan peran sebagai enabler dan capacity builder.

Selain itu ada strategy yang digunakan dalam mendorong perubahan melalui komponen enabling dan ide inovatif dalam menyelenggarakan event-event tertentu yang di luar kebiasaan sebagai upaya terobosan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Untuk itu, lokakarya ini dirancang menggunakan berbagai cara untuk memastikan agar pengalaman koorprov tereksplorasi dan kapasitas mereka bertumbuh dan semakin kreatif. Sementara untuk mendapatkan gambaran yang utuh tentang penerapan pendekatan district wide menuju kabupaten SBS, peserta diajak belajar ke lapangan di awal lokakarya. (Suprapto HHS CMAC;Rita)


Tidak disertai video terkait.




BACA JUGA :