top banner
  I  

Senin - 16 Maret 2015 03:41:23 WIB

Penyusunan Database Program Penguatan Asosiasi SPAMS Perdesaan Tingkat Kab/Kota PAMSIMAS - II

Berita Pusat
Administrator | dibaca: 50821 pembaca

Penyusunan Database Program Penguatan Asosiasi SPAMS Perdesaan Tingkat Kab/Kota PAMSIMAS - II

 

Pengurus asosiasi mengisi aplikasi SIM asosiasi yang menjadi database tentang kondisi SPAMS Perdesaan.

 

penyusunan database 1Semarang - Tersusunnya database tentang kondisi sarana dan kinerja layanan air minum yang dikelola oleh BPSPAMS

Acara pelatihan Penyusunan Database program Penguatan Asosiasi SPAMS Perdesaan Tingkat Kab/Kota PAMSIMAS II TA 2015, yang dilaksanakan pada 11-13 Maret 2015 di Pusdiklat BKK, Semarang-Jawa Tengah ini diikuti 110 perwakilan dari masing-masing BP SPAMS di kab/kota di seluruh Indonesia.

Dwiatma Singgih Raharja, ST, PPK Pembinaan PAMSIMAS Pusat mendampingi Kasatker Pembinaan PAMSIMAS Pusat Ir. Bustomi, mengatakan, pelaksanaan pelatihan adalah untuk memampukan pengurus asosiasi mengisi aplikasi SIM asosiasi yang menjadi database tentang kondisi SPAMS Perdesaan. Harapannya, pengurus asosiasi memahami tatacara pengumpulan data dasar SPAMS Perdesaan di tingkat BP SPAMS dan asosiasi, dan pengurus asosiasi mampu mengisi aplikasi SIM data SPAMS Perdesaan serta mampu menyusun rencana tindak pengisian aplikasi SIM Data SPASM Perdesaan.

Sementara itu, Bustami menyampaikan, saat ini telah terbentuk 110 Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan tingkat kab/kota, sebagai wadah kebersamaan antar BP SPAMS dalam pengelolaan SPAMS.

penyusunan database 2Di sisi lain asosiasi didorong agar dapat menjadi mitra bagi pemerintah daerah dalam pembinaan BP SPAMS, dan juga menjadi wadah yang efektif untuk memperkuat kapasitas dan kinerja anggota BP SPAMS dalam membangun kerjasama dan kemitraan dengan berbagai pihak, untuk mendukung keberlanjutan dan peningkatan cakupan akses layanan air minum dan sanitasi di perdesaan.

" Terkait dengan peran asosiasi yang saya sampaikan tadi, maka Program PAMSIMAS memberikan dukungan penguatan kepada Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Tingkat Kab/Kota, melalui Program Dasar dan Program Intensif. Program Dasar diberikan kepada 110 asosiasi. Sedangkan Program Intensif hanya akan diberikan kepada 10 asosiasi yang terpilih sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh CPMU," ungkap Bustami.

Pelatihan penyusunan database ini diharapkan dapat tersusun database tentang kondisi sarana dan kinerja layanan air minum yang dikelola BP SPAMS di wilayah kerja setiap asosiasi. Ketersediaan database ini menjadi persyaratan bagi asosiasi dalam mengajukan pencairan Rencana Penggunaan Dana tahap II dana Penguatan Asosiasi.

" Keberadaan database ini menurut kami sangatlah penting bagi kita semua," pungkas Bustami.

penyusunan database 3Sebab lanjutnya, adanya database ini untuk mengetahui tingkat akses layanan air minum di setiap desa anggota asosiasi, untuk memantau keberfungsian sarana SPAMS, untuk mengetahui potensi/kebutuhan pengembangan SPAMS, untuk memudahkan merumuskan kegiatan pembinaan/penguatan kepada BP SPAMS dan untuk menyediakan data perkembangan cakupan layanan air minum dan sanitasi di masing-masing Asosiasi dan BP SPAMS.

" Kita sudah membangun Sistem Database Asosiasi yang terintegrasi dengan Website PAMSIMAS, sehingga kita dapat mengetahui kondisi SPAMS di masing-masing asosiasi dan desa. Pengurus Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan tingkat kab/kota, bertanggungjawab terhadap pengisian dan update database tersebut. Untuk itu, kami berharap melalui Pelatihan ini Bapak/Ibu sekalian mampu menguasai Aplikasi SIM Asosiasi dan menyediakan database kondisi SPAMS Perdesaan," tuturnya.

Pada pelatihan ini, materi yang disampaikan meliputi penjelasan singkat tentang program penguatan asosiasi, penjelasan panduan pengisian data (Check list), penjelasan aplikasi SIM data SPAMS perdesaan dan praktek pengoperasian aplikasi SIM dan pengisian data SIM. (Deddy Setiawan � Web Administrator CMAC;Rita).


Tidak disertai video terkait.