top banner
  I  

Jum'at - 10 Juli 2015 06:53:35 WIB

Kemarau Air Pamsimas jadi Andalan

Berita Daerah
Administrator | dibaca: 50717 pembaca

Kemarau Air Pamsimas jadi Andalan

 

Meski debit air menurun, namun sumur dari program PAMSIMAS tetap jadi andalan.

 

ilustrasi-airUngaran - Sejumlah Desa/Kecamatan Jatirunggo, Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah mengalami krisis air bersih akibat kemarau yang terus meluas. Salah satu dusun yang mengalami krisis air terparah adalah Dusun Legaran Gunung. Sedikitnya 200 warga dari 55 kepala keluarga di dusun ini sudah mengalami krisis air bersih dalam kurun dua bulan terakhir..

Kondisi tersebut memaksa pembagian jatah air tiap kepala keluarga dua jerigen per dua hari, dari sumur Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang ada di dusun mereka.

"Karena debit air sumur Pamsimas ini juga sudah menurun drastis," ungkap Koordinator Pengelolaan sumur Pamsimas Dusun Legaran Gunung, Nasihatun (43).

Saat ini lanjutnya, ia harus membagi rata air yang tersedia untuk warga. Pengambilan air di sumur ini dijadwal tiga kali yaitu pukul 06.00 WIB, 12.00 WIB dan pukul 16.00 WIB.

Penjadwalan ini dilakukan, agar debit air sumur ini dapat memenuhi kebutuhan sedikitnya untuk 200 warga di dusunnya. Tak hanya itu, untuk pengambilan air bersih, kepala keluarga dijatah dua hari sekali dengan maksimal dua jerigen. Sehingga tiap jam pengambilan air di lokasi sumur ini akan ada puluhan jerigen milik warga berjejer antri.

"Kalau tidak digilir seperti ini, warga tidak akan kebagian air bersih untuk kebutuhan rumah tangganya," lanjut Nasihatun.

Salah seorang warga, Kasminah (57) mengakui, dampak musim kemarau telah dirasakan warga dusun ini sejak dua bulan lalu. Sejumlah sumber air bersih yang biasa dimanfaatkan warga telah mengering.

Demikian halnya dengan sumur-sumur milik warga juga sudah tak menghasilkan air bersih lagi. Kalaupun ada sumber air yang masih dapat dimanfaatkan, juga tidak mencukupi.

Karena debit airnya juga telah menyusut drastis. Sementara sumber air terdekat berjarak 3,5 kilometer dari Dusun Legaran Gunung. Itupun sudah masuk wilayah Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, yang sebagian warganya juga mulai mengalami krisis air bersih.

Daripada berebut air dengan desa tetangga, wargapun masih mengandalkan sumur Pamsimas.

Nasihatun menambahkan, krisis air bersih yang dialami warga dusunnya ini termasuk paling parah. Warga harus bisa mengirit air agar kebutuhannya dapat terpenuhi.

Karena hingga memasuki bulan ke-tiga krisis air bersih ini berlangsung belum ada bantuan droping air bersih untuk dusunnya. Ia mencontohkan, kalau kebutuhan air untuk memasak dan air minum sudah pasti harus ada. ( Rita CMAC)


Tidak disertai video terkait.