top banner
  I  

Selasa - 17 November 2015 07:21:41 WIB

Rakoreg II Asosiasi P SPAMS : Perlu Meningkatkan Tugas dan Fungsi

Berita Daerah
Administrator | dibaca: 50928 pembaca

Rakoreg II Asosiasi P SPAMS : Perlu Meningkatkan Tugas dan Fungsi

 

Pelaksanaan tugas dan fungsi asosiasi masih perlu ditingkatkan dalam capaian kinerja BP SPAMS binaannya dalam mendukung keberlanjutan pelayanan air minum dan sanitasi.

 

rakoreg asosiasi II 1Makassar Penilaian kinerja BP SPAMS secara cepat dapat dilihat dari 2 aspek pokok, yakni keberfungsian sarana dan penerapan iuran. Dari data SIM PAMSIMAS secara nasional sarana SPAMS yang tidak berfungsi 6,90%, berfungsi sebagian 17,49% dan yang berfungsi baik 75,45%.

Sedang BP SPAMS yang tidak ada iuran 21,84%, iuran kurang dari biaya operasional (BOP) 30,82%, iuran sama dengan BOP 37,02% dan iuran yang sudah memenuhi biaya cost recovery 10,18%.

"Mengingat BP SPAMS adalah binaan asosiasi, maka dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan tugas dan fungsi Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan masih perlu ditingkatkan," ungkap Riche Noviasari Waka CPMU dalam sambutan pembukaan Rapat Koordinasi Regional 2 Asosiasi P SPAMS di Makassar (6/11).

rakoreg asosiasi II 2Riche mengatakan, tugas pokok Asosiasi P SPAMS adalah memetakan kondisi kinerja, memberikan masukan dan pembinaan, menetapkan standar kualitas pelayanan, memantau peningkatan kinerja, memfasilitasi kemitraan dan memfasilitasi pembelajaran bersama bagi BP SPAMS anggotanya.

Sedang fungsi asosiasi adalah sebagai mitra pemerintah daerah dalam integritas program dan kegiatan penyelenggaraan pelayanan air minum berbasis masyarakat. Juga sebagai lembaga yang dapat memebrikan atau mengkoordinasikan program dan kegiatan pendampingan serta peningkatan kapasitas BP SPAMS.

" Fungsi lainnya adalah sebagai wadah komunikasi dan pembelajaran bersama antar pelaku AMPL-BM terutama BP SPAMS," tandasnya.

Advisory Keberlanjutan PAMSIMAS, Ir Danny Sutjiono menegaskan, keberhasilan PAMSIMAS bukanlah pada pembangunannya, melainkan pada apa yang telah dibangun itu bermanfaat bagi masyarakat dalam perubahan perilaku hidup sehat.

"Maka menjadi tugas kita ke depan, bila masih ada Puskesmas menerima pasien karena muntaber atau penyakit lain akibat kurangnya air bersih untuk mencapai 100% masyarakat terlayani air bersih," ungkap Danny.

Untuk itu, asosiasi harus lebih dekat dengan bupati dan walikota dalam upaya memperbesar akses layanan air minum melalui penganggaran dalam APBD.

" Di sini DC harus bisa mendampingi dan mengawal asosiasi agar eksistensinya dikenal oleh walikota atau bupati, untuk bersama-sama memfasilitasi tercapainya akses 100% air minum," tegas Danny. ( Sardi ak - Ketum Asosiasi P-SPAMS;Rita)


Tidak disertai video terkait.