top banner
  I  

Senin - 14 Desember 2015 08:33:27 WIB

PAMSIMAS Padang Mantuang Pacah Talua Uji Fungsi

Berita Daerah
Administrator | dibaca: 50838 pembaca

PAMSIMAS Padang Mantuang Pacah Talua Uji Fungsi

 

Akhirnya PAMSIMAS Padang Mantuang Korong Pasa Surau Nagari Guguk Kecamatan 2 X 11 Kayutanam pacah talua lebih awal lakukan uji fungsi.

 

Padang Pariaman - Melalui tangan dingin Adrianeti (41) tahun selaku Koordinator KKM Padang Mantuang, akhirnya bisa menyelesaikan pembangunan sarana PAMSIMAS dengan baik. Hal ini ditandai dengan dilakukannya uji fungsi oleh Ketua DPMU PAMSIMAS Padang Pariaman Ali Nurain didampingi Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Padang Pariaman, Staf P2PL Dinas Kesehatan dan DC PAMSIMAS Padang Pariaman, Eniwarti, ST, serta FK, Fasilitator STBM dan FM pada (4/12/2015) lalu.

padang mantuang 1Di sela-sela proses uji fungsi Adrianeti didampingi ketua Satlaknya Indra Ade Hasan mengungkapkan rasa syukur dan terharunya, karena dengan selesainya pembangunan sarana PAMSIMAS ini dan sudah adanya Sambungan Rumah sebanyak 17 rumah dengan 20 KK.

"Saya sampai sekarang ini masih belum bisa percaya, bahwa saya bersama ketua Satlak dan masyarakat bisa menyelesaikan pembangunan sarana PAMSIMAS ini lebih awal, karena awalnya banyak yang pesimis dan mencimeehkan serta memandang saya sebelah mata," tutur perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga ini.

Adrianeti memaparkan sebelumnya banyak yang meremehkan dirinya tidak akan bisa menyelesaikan pembangunan PAMSIMAS ini. Namun hal tersebut menjadi pecutan untuk membuktikan bisa menyelesaikannya dengan baik, meskipun belum pernah punya riwayat dan pengalaman mengerjakan program sebelumnya.

"padang mantuang 2Berawal dari pelatihan teknik dan pembukuan KKM dan Satlak, saya semakin paham bahwa program ini sangat bagus untuk pemberdayaan masyarakat serta memberikan kesempatan kepada saya dan orang-orang yang punya komitmen dan nilai-nilai luhur untuk tampil. Untuk bisa berhasil tidak mesti harus berpendidikan tinggi dan berpengalaman dalam proyek atau program" ujarnya terharu.

Sementara itu Irwansyah Dt Pandak, tokoh masyarakat yang ikut mendampingi dalam proses uji fungsi tersebut merasa senang dengan program PAMSIMAS, karena PAMSIMAS itu melibatkan semua pihak, baik masyarakat maupun stakeholders terkait lainnya. Apalagi stakeholder itu peduli dengan progress pembangunan dan selalu mendampingi.

"Kami merasa didampingi dan diperhatikan. Sebab masyarakat kami serba kekurangan, baik kurang pengalaman, pengetahuan maupun wawasan dalam proses pembangunan sarana air minum ini. Kami jadi senang dan kembali percaya diri, sebab sebelum kami mulai membangun, kami dilatih dan diajarkan dulu," ujarnya.

padang mantuang 3Sebelumnya masyarakat sudah sampai pada titik nadir apatis dan krisis kepercayaan, karena trauma dengan proyek dan program yang pernah ada di Padang Mantuang, yang tidak ada pembinaan, kurangnya pendampingan dan tidak ada penyelesaian. Hadirnya PAMSIMAS menumbuhkan dan memulihkan kembali rasa saling percaya, karena PAMSIMAS mengajarkan keterbukaan dan pelibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan.

Ali Nurain selaku ketua DPMU yang melakukan uji fungsi mengapresiasi apa yang dilakukan oleh masyarakat Padang Mantuang, meskipun masih ada beberapa catatan untuk diperbaiki dan dibenahi, termasuk piring-piring dari bak reservoir untuk mengaliri sisa air yang melimpah dari sumber, juga untuk estetika bangunan yang dibangun.

"Dilihat dari aspek keberfungsian sarana yang dibangun sudah baik, namun perlu pembenahan untuk estetika bangunan. Maka lakukan perbaikan sesuai dengan catatan yang sudah diberikan, kemudian difoto yang sudah diperbaiki dan dilihatkan hasil foto perbaikannya, maka baru segera bisa dilakukan proses serahterima, sehingga BP SPAMS bisa pula berperan lebih maksimal," ungkapnya.

Adapun dana yang digunakan dalam pembangunan sarana PAMSIMAS Padang Mantuang tersebut sebesar Rp 200.680.000,- . Rp 160.544.000,- merupakan APBN, in cash Rp. 8.027.000 dan in kind Rp. 32.109.000,-.

Tota jiwa yang akan memanfaatkan sarana PAMSIMAS adalah sebanyak 300 Jiwa dari 70 KK. Sumber air berasal dari mata air dengan kapasitas sumber sebesar 0,4 Liter/ detik. Sedangkan sarana yang dilakukan uji fungsi adalah intake sebanyak 1 unit, bak reservoar sebanyak 1 unit dan kran umum (KU) sebanyak 1 unit. Kemudian pipa transmisi yang terpasang di lokasi ini sepanjang 10 Meter dan pipa distribusi sepanjang 3.300 meter dengan SR yang sudah masuk ke rumah sebanyak 17 rumah. (Rahmat Tk Sulaiman - FK CD PAMSIMAS Padang Pariaman;Rita)


Tidak disertai video terkait.