top banner
  I  

Membangun Daerah Pinggiran Melalui PAMSIMAS

Berita Terbaru
Administrator |Jum'at - 09 Desember 2016 13:36:29 WIB | dibaca: 1 pembaca

Membangun Daerah Pinggiran Melalui Program PAMSIMAS

 

Membangun Indonesia dari pinggiran dilaksanakan dengan terus menggelorakan semangat gotong royong dan partisipasi segenap elemen masyarakat dalam proses pembangunan, hal ini sejalan dengan prinsip program Pamsimas

 

Bali - Direktur Pendayagunaan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna (PSDA dan TTG), Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi, mengadakan rapat sinkronisasi program dan kegiatan di lingkup Direktoratnya, di Bali tanggal 28-30 November 2016, dimana program Pamsimas ini adalah salah satu kegiatan yang menjadi tanggungjawab Direktorat PSDA dan TTG, sebagai Implementing Agency Program Pamsiams.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Suprapedi, selaku Direktur PSDA dan TTG, dalam arahan dan sambutanya, Suprapedi menegaskan bahwa visi pembangunan nasional tahun 2015-2019 yang dijabarkan dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 – 2019 adalah: “Terwujudnya Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong”.

Upaya mewujudkan visi membangun Indonesia dari pinggiran dilaksanakan dengan terus menggelorakan semangat gotong royong dan partisipasi segenap elemen masyarakat dalam proses pembangunan. Dalam konteks tersebut maka implementasi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat seyogyanya dipandang sebagai sebuah aksi bersama yang melibatkan semua elemen masyarakat dan perlu dilaksanakan secara terlembaga sehingga proses pemberdayaan masyarakat lebih terencana, berkesinambungan serta terarah kepada peningkatan kemandirian masyarakat.

Sehubungan dengan upaya mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa maka Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi telah merumuskan berbagai kebijakan dalam mendukung terwujudnya kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa, dimana salah satu indikator pentingnya adalah tersedianya akses air minum dan sanitasi lingkungan yang terlaksana melalui program PAMSIMAS.

Hal ini sejalan dengan Deddy Winarwan, Kasubdit Fasilitasi Kerjasama Pemerintahan, Ditjen Bina Pemdes, Kemendagri, sekaligus sebagai Wakil Ketua CPMU menegaskan bahwa proses pemberdayaan masyarakat untuk pembangunan desa harus terencana, dalam progrm Pamsimas hasil pemberdayaan masyarakat untuk perencanaan pembangunan air minum dan sanitasi dituangkan dalam dokumen PJM Pro AKSI (Perencanaan Jangka Menengah Program Air Minum Kesehatan dan Sanitasi) dan sebagai wujud terlembaganya proses tersebut PJM Pro-AKSI harus terintegrasi dalam RJMDesa sehingga berkesinambungan dan terarah dalam rangka kemandirian desa.

Program Pamsimas tidak hanya memfasilitasi Integrasi dokumen perencanaan AMPL di Desa tetapi juga di kabupaten, dengan adanya pendampingan penyusunan dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) AMPL  di kabupaten diharapkan juga terintegrasi dalam RPJMD kabupaten, tutur Zamhir Islami dari Ditjen Bina Bangda, Kementerian Dalam Negeri.

Riche Noviasari selaku CPMU Program Pamsimas dari Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR mengharapkan Pamsimas sebagai platform pembangunan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat yang digunakan oleh semua pihak untuk mendukung percepatan pencapaian akses universal air minum dan sanitasi di Indonesia.

Bicara mengenai akses universal air minum dan sanitasi, narasumber dari Bappenas, Eko Wiji menggarisbawahi bahwa tidak hanya mengejar pembangunan sistem penyediaan air minum baru tetapi yang lebih penting adalah menjamin keberlanjutan program itu sendiri, sehingga sehingga dibutuhkan sinergi lintas pelaku dalam menjamin peningkatan cakupan layanan sehingga cita-cita akses universal dapat dicapai di tahun 2019.

Diakhir acara, sebelum ditutup secara resmi oleh Aldi Nur Karim selaku wakil ketua CPMU Ditjen PPMD, peserta meyepakati komitmenya dalam menjamin keberlanjutan Program Pamsimas sebagai upaya pemandirian desa melalui penyediaan akses air minum dan sanitasi menuju akses universal 2019 dalam bentuk naskah deklarasi (naskah deklarasi terlampir) Endang Sri Rejeki – Sekber;Deddy CMAC.

Klik disini untuk naskah deklarasi


Tidak disertai video terkait.