top banner
  I  

Selasa - 18 Juli 2017 11:24:54 WIB

Memasarkan RKM Air Minum 100%

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 52128 pembaca

Kalimantan Selatan - Kegiatan Rapat Koordinasi Program Pamsimas III Tingkat Provinsi Kalimantan  Selatan pada hari Rabu tanggal 12 Juli 2017 secara resmi dibuka oleh M. Noor Erfani, SST, MAP selaku Ketua PPMU Pamsimas Kalimantan Selatan. Dalam acara pembukaan Rakor ini beliau memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Rakor ini dan menyampaikan terimakasih pula kepada Ka-Satker PS-PAM Kalsel yang turut hadir dalam Rakor ini atas dukungannya dalam pelaksanaan Pamsimas di Kalsel. Beliau juga menyampaikan dukungan untuk kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pamsimas III, juga sangat mengharapkan peran Tim ROMS Provinsi dan terutama Tim ROMS di tingkat kabupaten agar mampu berkontribusi dengan baik dalam memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah, DPMU, Pokja AMPL-Pakem, Satker-PPK, KKM-Satlak, BPSPAMS-Asosiasi SPAMS Perdesaan, Pemerintah Desa dan pihak lainnya agar pelaksanaan Program Pamsimas menjadi lebih baik.

Pada pelaksanaan Pamsimas I & II di Kalimantan Selatan sudah 834 desa berpartisipasi, hingga akhir Juni 2017 dari 834 desa tsb desa yang Berfungsi Baik (Hijau) 545 desa, desa Berfungsi Sebagian (Kuning) 230 desa dan desa Tidak Befungsi (Merah) 59 desa. Penyusunan RKM 100% (Rancangan Teknis Sarana Air Minum) desa keberlanjutan tersebut dari target 834 desa (RKM) sudah selesai baru mencapai 618 desa (RKM) atau sekitar 74%, sedangkan untuk RKM yang dianggarkan di tahun 2017 desa keberlanjutan tersebut sudah 173 desa (RKM). Terkait dengan hal ini Ketua PPMU menegaskan agar menjadi perhatian serius kepada seluruh peserta Rakor untuk penanganan desa-desa keberlanjutan, khususnya status merah dan kuning segera untuk difasilitasi dalam penyelesaian RKM 100% (Rancangan Teknis) serta melakukan upaya mencari sumber alternatif pembiayaan dari berbagai sumber tidak hanya APBN dan APBD Kabupaten saja, tetapi mendorong Desa melalui APBDesa, dan pihak swasta (CSR) maupun sumber pendanaan lainnya.

Sebagaimana laporan dari Koordinator Provinsi, bahwa memasuki minggu ke II bulan Juli 2017 pelaksanaan desa Reguler TA.2017 dari 11 kabupaten, sebagian besar masih proses SPM, kecuali kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Banjar yang sudah terbit SP2D. Melalui forum Rakor ini semoga segala kendala, hambatan dan tantangan  bisa disampaikan untuk kita diskusikan bersama untuk merumuskan langkah-langkah starategis dalam upaya akselerasi mengejar ketertinggalan terhadap target-target dalam AWP. Diakhir sambutannya Ketua PPMU yang dalam kesehariannya sering dipanggil Erfan menyampaikan harapan dan menegaskan kepada peserta Rakor Provinsi memanfaatkan forum ini dengan sebaik-baiknya dan mengahasilkan rumusan langkah-langkah tindak lanjut yang implementatif terhadap penanganan air minum dansanitasi perdesaan di seluruh kabupaten pada Provinsi Kalimantan Selatan terutama melalui Program Pamsimas dalam mendukung/menuju masyarakat Kalsel yang Mandiri, sehat, produktif, dan bermartabat.

Panca Bagus selaku PC Pamsimas III Kalsel menyampaikan laporannya selaku Ketua Panitia Rakor bahwa, pelaksanaan  Rakor berlangsung 3 hari yang dimulai dari tanggal 12 Juli 2017 hingga 14 Juli 2017 di Hotel Royal Jelita Banjarmasin. Adapun peserta Rakor ini adalah Tim ROMS 13 Kalimantan Selatan, dari Provinsi 6 orang, Tim ROMS 13 Kabupaten (11 Kabupaten) masing-masing 3 orang terdiri dari DC, Co-DC/DFMA dan DEAO, sedangkan narasumber Ketua PPMU Pamsimas dan Ka-Satker PS-PAM Kalimantan Selatan. Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan Rapat Koordinasi Program Pamsimas III tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ini adalah : 1. Diperolehnya capaian/progres kegiatan di masing-masing Kabupaten, baik pelaksanaan desa-desa Keberlanjutan, termasuk Pelaksanaan Desa Reguler TA.2017 serta proses pendampingan calon desa TA.2018, 2. Penyusunan strategi pendampingan/fasilitasi Tim ROMS Kabupaten dan Provinsi untuk percepatan penanganan desa-desa keberlanjutan maupun pelaksanaan (implementasi RKM) desa Reguler TA.2017 , Pelaksanaan Program HKP, HAMP (OBA). Dari kegiatan Rakor ini diharapkan : 1. Kesepakatan Rencana Tindak Lanjut Penyelesaian Kegiatan Penanganan desa-desa keberlanjutan, dan 2. Tersusunnya Jadwal Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Penyusunan RKM Desa 2018 sesuai dengan target AWP.

Kegiatan Rakor berlangsung dinamis, setiap kabupaten sebelum Rakor sudah dibuatkan acuan (template) bahan tayang/presentasi progress kegiatan Pamsimas di masing-masing kabupaten yang harus dituangkan dalam format-format yang disiapkan Tenaga Ahli, sehingga dalam kegiatan rakor semua bahan presentasi sudah siap sebagai bahan diskusi dan masukan serta umpan balik oleh PC dan Tenaga Ahli Provinsi.

Menjelang penutupan rakor, penyampaian kesepakatan-kesepakatan dan komitmen Tim ROMS Provinsi dan Kabupaten yang dihadiri oleh Direktur dan direksi manajemen dituangkan dalam Berita Acara, kegiatan ini dipantau langsung oleh Endra Bekti Nusantara, ST selaku Ka-Satker PS-PAM Kalsel. Dalam kesempatan forum Rakor Provinsi ini dilakukan pertemuan dan diskusi dengan Manajemen terkait implementasi tugas-tugas ROMS dan hal-hal apa saja yang ada tertuang dalam kontrak manajemen guna mendukung tugas ROMS.

Kegiatan Rakor ini secara resmi ditutup oleh Ka-Satker PS-PAM Kalsel Pada sambutan/arahan penutupan, beliau mengajak peserta mencari terobosan-terobosan untuk memasarkan RKM 100%. Menjadi tantangan kita bersama bagaimana RKM 100% desa-desa keberlanjutan tersebut mampu terdanai semuanya dan dilaksanakan paling lambat di tahun 2018- 2019. Beliau memberikan apresiasi pada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan Rakor Provinsi ini. Diakhir sambutannya beliau menegaskan bahwa seberat apapun tantangan dan permasalahan jika dilakukan kerjasama, kemitraan dan kolaborasi dari berbagai pihak dan dilakukan duduk bersama secara intensif dan penuh tanggungjawab akan terselesaikan dengan baik dan lancar. Zulkifli, SE-CD-CBS ROMS 13 Kalsel


Tidak disertai video terkait.