top banner
  I  

Rabu - 16 Agustus 2017 13:12:25 WIB

Harapan Kabupaten Kepulauan Anambas Pada PAMSIMAS

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 50925 pembaca

Kepri - Kabupaten Kepulauan Anambas Propinsi Kepulauan Riau merupakan kabupaten yang perdana dikunjungi oleh Henny Wardhani Simarmata selaku PPK Wilayah I  PAMBM Kementerian PUPR. Hal ini berkaitan dengan pelaksanaan Program Pamsimas 3 Tahun 2017 apalagi Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan Kabupaten baru berpartisipasi dengan Program Pamsimas Ikut juga dari Satker Propinsi Dian Novita Sitompul dan Elyan Shah serta dari Roms 4 Kepri Jhoni Rasyid PC Roms 4 dan Antoni F. Masbiran LGS Roms 4.

Hari I Kunjungan Tim Dari Pusat dan Propinsi didampingi oleh Meldalisnadi DC, Sekretaris Bappeda Adies Saputra  dan Kabid Fisfra Bappeda Andiguna berkoordinasi dengan Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra. Henny selaku PPK Wilayah I dalam sambutannya menjelaskan progress Kabupaten Anambas sampai saat ini, pencairan dana APBN tahap I masih proses dalam hal ini akan berdampak terhadap kucuran dana ( bisa jadi nanti dana yang diterima kabupaten berkurang ), juga sharing pemerintah daerah minimal 20 % dari lokasi Pamsimas didanai oleh APBD ditambah dengan operasional/monitoring pelaku yang terkait dengan program ( Satker, DPMU, Pakem, Pokja termasuk dana untuk sosialisasi kabupaten dan sosialisasi desa ) dan diprogram Pamsimas 3 ada sumber pendanaannya 70 % dari APBN/APBD 10 % dari APBDes dan 20 % kontribusi masyarakat ( 4 % berupa in-cash dan 16 % in-kind ). Meldalisnadi selaku DC Anambas menjelaskan proses kegiatan Pamsimas untuk tahun 2016 yang pelaksanaannya pada tahun 2017 terdiri dari 5 desa yaitu 4 desa regular APBN dan 1 desa regular APBD dan untuk desa 2017 baru memasuki tahap sosialisasi kabupaten yang rencana longlist seluruhnya ada di Kecamatan Palmatak berjumlah 15 desa. Khusus untuk sumber dana dari APBDes pemerintah daerah menegaskan atau menguatkan melalui Peraturan Bupati/ Perbup.

Pemerintah Daerah yang diwakili Wakil Bupati Wan Zuhendra, pertama menjelaskan kondisi Anambas terutama sekali yang berkaitan dengan sistem penyediaan air minum/air bersih masyarakat Anambas. Kepulauan Anambas merupakan daerah otonom maritim yang beribukota di Tarempa, terdiri dari 7 kecamatan, 2 kelurahan dan 52 desa. 5 dari 7 pusat pemerintahan kecamatan berada pada pulau yang berbeda.  Sebagian besar Kepulauan Anambas merupakan kabupaten maritim terdepan yang berdaya saing, maju dan berakhlakul karimah khusus, “ membangun infrastruktur dasar air bersih yang layak “ adalah merupakan prioritas ke 2 dari 75 prioritas program kerja Pemerintah Daerah Kepulauan Anambas. Penyediaan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan pembenahan infrastruktur dan air bersih untuk rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) Tahun 2018 merupakan prioritas ke 2 dan 3. Agenda prioritas dalam RPJM terkait air bersih yaitu dengan membangun embung sebagai sumber air baku dan memperbaiki sistim distribusi air bersih, dan hal ini sejalan dengan Program Pamsimas untuk mencapai universal akses dengan 100 – 0 – 100 pada akhir kegiatan Pamsimas 3.

Harapan Kabupaten Anambas melalui tim pusat dan propinsi, semua desa (52 desa) yang sebagian besar adalah desa rawan air, mendapat Program Pamsimas dan mengenai sharing daerah atau kontribusi daerah, Pemda menegaskan tidak ada masalah. Dengan adanya Program Pamsimas maka akan mendukung dan mensukseskan program kerja pemerintah daerah untuk mencapai universal access yang juga merupakan tujuan Pamsimas 3 dapat terwujud. Wan Zuhendra berjanji untuk kedepannya Kabupaten Kepulauan Anambas ini merupakan salah satu kabupaten yang terbaik dalam pelaksanaan kegiatan Pamsimas dan bila ada permasalahan – permasalahan yang tidak bisa diselesaikan baik ditingkat desa maupun kabupaten, pemerintah daerah siap membantu. ( Meldalisnadi-DC Anambas;Deddy S-Asst.MIS/Web Admin CMAC ) 


Tidak disertai video terkait.