top banner
  I  

Jum'at - 25 Agustus 2017 10:28:29 WIB

Menyiapkan Fasilitator PAMSIMAS yang Efektif

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 52085 pembaca

Sulawesi Selatan -  ROMS bekerjasama dengan PPMU Program PAMSIMAS Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menyelenggarakan Pelatihan Penyegaran bagi Tim Fasilitator Program PAMSIMAS Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat  TA 2017, di Makassar (20 - 25 Agustus).  Pelatihan diikuti oleh 261 Fasilitator Program PAMSIMAS  se- Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, yang akan menjadi tenaga pendamping masyarakat dalam pelaksanaan Program Pamsimas.  Penyelenggaraan pelatihan dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Fasilitator agar mampu melaksanakan tugas pendampingan kepada masyarakat desa dengan baik dan dapat bekerja secara efektif, untuk mendukung pencapaian target akses air minum dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan bagi seluruh warga masyarakat di desa dampingan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Hamdan HM, Kepala Bidang Penyusunan Program dan Rencana Anggaran Satker PSPAM yang mewakili Kepala Satker PSPAM Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (20/8).   Dalam kata sambutan sekaligus arahannya disampaikan bahwa program Pamsimas III yang saat ini berjalan merupakan kelanjutan Program Pamsimas I maupun Pamsimas II yang telah berakhir tahun 2015. Pamsimas merupakan  salah satu program yang dirancang dalam mewujudkan masyarakat hidup bersih dan sehat melalui penyediaan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.  Pendekatan berbasis masyarakat menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dan penentu dalam seluruh siklus tahapan program, mulai dari tahap persiapan, perencanaan, pelaksanaan sampai pada pemanfaatan dan pemeliharaan infrastruktur Pamsimas.

"Namun dikarenakan keterbatasan kemampuan masyarakat, maka kapasitas masyarakat perlu untuk ditingkatkan supaya dapat merencanakan dan melaksanakan kegiatan secara lebih baik. Oleh sebab itu, Tim Fasilitator yang nantinya akan bertugas melakukan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat, juga perlu ditingkatkan kemampuan dan kapasitasnya secara terus menerus antara lain melalui kegiatan pelatihan penyegaran seperti ini", tutur Hamdan HM lebih lanjut.

Lebih lanjut, beliau menambahkan, peran fasilitator sangat dibutuhkan dalam kegiatan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat desa.  Diharapkan, fasilitator dapat melakukan pendampingan secara efektif kepada masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan program Pamsimas.

"Dengan pendampingan yang dilakukan Fasilitator, diharapkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam seluruh tahapan kegiatan dapat melaksanakan program Pamsimas dengan baik dan benar. Dalam hal ini, peran Tim Fasilitator sangat dibutuhkan untuk membantu, mendampingi dan memfasilitasi masyarakat", kata Hamdan HM menegaskan betapa pentingnya peran fasilitator.

Jasman Kurnia, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TA CD-CB) provinsi Sulawesi Selatan, menambahkan, jika penyegaran ini merupakan pelatihan refresh review berdasarkan pengalaman fasilitator terkait hal-hal yang pernah dilakukan dalam  pendampingan desa.

"Tujuan dari pelatihan refresh ini, kita sama-sama me-review kegiatan dari pengalaman sebelumnya, hal apa saja yang pernah kita lakukan dalam pendampingan pelaksanaan tahun 2017 dan perencanaan  desa tahun 2018, nantinya akan kita bedah bersama-sama, apa-apa saja yang pernah kita lakukan, apa sudah sesuai dengan petunjuk Pamsimas ?", tutur Jasman Kurnia yang lama berkecimping di kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti halnya program Pamsimas.

Pelatihan Penyegaran Tim Fasilitator Program Pamsimas gelombang pertama ini berlangsung secara serentak di beberapa wilayah provinsi lainnya, seperti di Jawa Tengah, Jambi, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Selatan, dan NTT.  Sedangkan pelatihan gelombang kedua yang akan diikuti provinsi lainnya baru akan dimulai 27 Agustus 2017. (Melky Syam-ROMS 15 /Hartono Karyatin-SosMed Communications Sp)


Tidak disertai video terkait.