top banner
  I  

PAMSIMAS Balangan Dengan PT Adaro Indonesia Makin Mesra

Berita Terbaru
Administrator |Rabu - 30 Agustus 2017 11:13:14 WIB | dibaca: 1 pembaca

Kalimantan Selatan - Keberlanjutan desa-desa Pamsimas tidak hanya menjadi tanggungjawab oleh pemerintah, baik pusat maupun kabupaten, peran serta masyarakat melalui KKM ataupun BPSPAMS menjadi bagian penting yang tak terpisahkan, termasuk dalam hal ini bagaimana peran serta Pemerintah Desa dalam perencanaan dan penganggaran kegiatan air minum dan sanitasi perdesaan dalam RPJM Desa-RKP Desa. Integrasi PJM ProAKSi ke dalam RPJM Desa-RKP Desa adalah salah satu strategi yang menjadi fokus perhatian dan pendampingan desa-desa Pamsimas. Tantangan berikutnya bagaimana menangkap peluang dan mengoptimalkan peran serta dunia usaha atau swasta. Program Pamsimas II yang bergulir sejak tahun 2013 di Kabupaten Balangan dalam keanggotaan Pakem sudah melibatkan dunia usaha dalam hal ini melalui divisi CSR PT. Adaro Indonesia. Kerjasama ini terus berlanjut dan semakin mesra, kehadiran PT. Adaro Indonesia tidak hanya sebagai keanggotaan aktif dalam Pakem, tetapi sudah berkontribusi terhadap desa-desa keberlanjutan memberikan bantuan berupa penambahan bak penampung air, perpipaan dan bantuan sambungan rumah (SR), termasuk mensupport pelatihan-pelatihan di tingkat masyarakat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Balangan dan Asosiasi SPAMS Perdesaan Kabupaten Balangan.

Kolaborasi ini terus berlanjut, pada Pamsimas III di tahun 2017 Pamsimas Balangan dan PT Adaro Indonesia telah mengembangkan dan memperluas kegiatan berupa kegiatan Pelatihan Pengolahan Air Tepat Guna. Kegiatan berlangsung sejak bulan Juli hingga Agustus 2017, sekaligus juga dilakukan pemetaan sumber air bersih di desa-desa. Diharapkan dengan adanya kegiatan dimaksud setidaknya ada 4 point penting yang menjadi tujuan : 1). Terpetakannya potensi atau  kondisi sumber air bersih ; 2). Membantu masyarakat untuk mengakses air bersih. ; 3). Mengidentifikasi Keberfungsian Sarana dan 4). Penilaian kinerja /Revitalisasi pengelola sarana yang ada di desa. Kegiatan pada tahun 2017 ini sudah dilakukan 12 desa sasaran, dengan adanya kegiatan tersebut maka CSR PT. Adaro Indonesia bisa memetakan desa yang paling prioritas untuk di bantu dengan program air bersih serta ikut membantu meningkatkan kapasitas kelembagaan yang ada di desa tersebut khususnya pengelola air bersih.

Hasto Siswanto divisi CSR. PT. Adaro Indonesia menyampaikan bahwa pemetaan sumber air bersih dan pelatihan yang dilaksanakan dengan metode partisipatif ini, menjadi kegiatan yang akan dilaksanakan di 22 desa, baik desa Pamsimas maupun yang non Pamsimas yang berada di area atau wilayah ring 1 wilayah operasional PT Adaro Indonesia di Kabupaten Balangan.

Pelatihan kepada BPSPAMS di desa, disamping juga melaksanakan pemetaan dengan melibatkan masyarakat dan aparat desa untuk melihat (potensi) tingkat ketersediaan akses air bersih di 22 desa. Semoga langkah nyata PT. Adaro Indonesia dalam menyukseskan universal akses air minum dan sanitasi hingga tahun 2019 dari tahun ke tahun kegiatan dan programnya semakin meningkat, termasuk bisa diikuti oleh dunia usaha lainnya.

Sementara itu dari  Pakem Balangan,  dengan adanya kegiatan pemetaan dan pelatihan pengelolaan air bersih ini dapat menjadi pemicu bagi para pengelola BPSPAMS untuk lebih baik lagi dan mendorong peningkatan akses air bersih sejak tahun 2010 baik berupa penyambungan SR (Sambungan Rumah) bekerjasama dengan PDAM maupun kolaborasi dengan kemitraan CSR bersama Pamsimas Kabupaten Balangan.

Dari DPMU juga mengapresiasi kegiatan ini dan berharap pemetaan dan pelatihan pengelolaan air bersih ini diharapkan bisa mendorong ketersediaan air bersih di masyarakat dan dalam jangka panjang mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Semoga kemesraan ini terus berlanjut, Kebersamaan Menuju Masyarakat Sejahtera bidang air minum dan sanitasi. (M. Rusdi Efendi, ST- DC Kab. Balangan;Deddy S-Asst.MIS/Web Admin CMAC)


Tidak disertai video terkait.