top banner
  I  

Senin - 11 Oktober 2010 02:35:07 WIB

Dulu Jorong Tabek Kering, Kini Jorong Tabek Berair

Best Practice
Administrator | dibaca: 50717 pembaca

Sebutan Tabek Kering sudah dikenal oleh masyarakat Jorong Tabek sendiri maupun masyarakat sekitarnya, karena memang Jorong Tabek tidak mempunyai akses air khususnya air bersih.

Kondisi ini sudah menjadi sebutan dan sudah dikenal bagi Jorong Tabek, Nagari Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Terkenalnya karena memang Jorong Tabek tidak mempunyai akses air khususnya air bersih.

ks solokJorong Tabek Nagari Talang Babungo adalah salah satu dari 13 lokasi di Kabupaten Solok yang melaksanakan Program PAMSIMAS Tahun 2009. Sampai saat ini kemajuan fisiknya sudah mencapai 90% dan ditargetkan sampai akhir September ini sudah mencapai 100%.

Masyarakat Jorong Tabek yang belum mempunyai akses air bersih berjumlah 67 KK, selama ini memang sama sekali tidak ada akses untuk air bersih. Biasanya masyarakat mengambil air baik untuk mandi, cuci maupun air minum di sumur-sumur kecil di saluran air sawah yang jaraknya 500m – 1000m, itu pun diambil dengan cara menjunjung air dengan berjalan kaki.

Dalam Rencana Kerja Masyarakat (RKM) yang telah dibuat, sasaran akses air bersih ini difokuskan ke masyarakat yang belum memiliki akses air bersih yaitu sejumlah 67 KK. Sarana air bersih yang dibangun adalah sistim perpipaan yang pelayanannya sampai Sambungan Rumah (SR).

Sampai saat ini pekerjaan pemasangan jaringan sambungan rumah sudah mencapai 90%, tinggal beberapa sambungan rumah lagi yang sedang dan akan dipasang oleh LKM.

Beberapa jaringan sambungan rumah yang sudah terpasang saat ini air sudah mengalir sampai kran di halaman rumah, bahkan ada masyarakat yang sudah menyambung secara pribadi sehingga air sudah mengalir sampai ke dalam rumah.

ks solok1Sebagaimana ketentuan dalam PAMSIMAS, yang dimaksud dengan Sambungan Rumah (SR) adalah sambungan kran sampai di halaman rumah, hanya terbatas sampai halaman rumah, tidak sampai kedalam rumah. Jika masyarakat menginginkan air masuk kedalam rumah maka harus menambah pipa atau selang dengan biaya sendiri.

Para ibu rumah tangga merasa bersyukur dan berterimakasih dengan adanya Program PAMSIMAS, kini sudah memperoleh air sampai ke dalam rumah. Jika dulu untuk mendapatkan air harus berjalan kaki sekitar 500 m, sekarang tinggal putar kran di halaman rumah maupun di dalam rumah, air sudah mengalir.

Dengan adanya air bersih sampai ke rumah-rumah diharapkan derajat kesehatan masyarakat akan meningkat dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama tidak lagi BAB sembarang tempat, dan memang dengan adanya air bersih dari PAMSIMAS, semua KK sudah membuat WC.

ks solok2Wali Nagari Talang Babungo Zulfikar, Spd. atas nama masyarakat Jorong Tabek menyampaikan terima kasih banyak kepada Pemerintah yang sudah memberikan Program PAMSIMAS. Karena dengan adanya Program PAMSIMAS masyarakat mendapat Air Bersih sampai kerumah-rumah, sehingga Jorong Tabek yang dulu kering, sekarang sudah berubah menjadi Jorong Tabek Berair.

Begitu juga Koordinator LKM, Iral Yendri turut bersyukur adanya air bersih dari PAMSIMAS sehingga julukan Tabek Kering sekarang tidak ada lagi.

“Terima kasih Program PAMSIMAS,” pungkasnya. (Muliardy Banun - WSE DMAC Kab Solok; Rita)


Tidak disertai video terkait.