top banner
  I  

Jum'at - 11 Mei 2018 11:42:03 WIB

Tangerang Bergerak Menuju Akses Air Minum Layak dan Sanitasi yang Berkelanjutan

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 292 pembaca

Tangerang – Banten - Tujuan akhir dari  program penyediaan sarana air minum dan sanitasi adalah tercapainya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Untuk dapat mencapai tujuan itu diperlukan pelayanan SPAMS yang berkelanjutan dan dapat memuaskan sebagian besar pengguna termasuk mereka yang berpenghasilan rendah. Program dapat memuaskan apabila ini ada manfaatnya dan terlihat dari penggunaan SPAMS yang dirasakan effektif karena sebagian besar masyarakat memiliki akses dan berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia melalui RPJMN III 2015-2019 telah menetapkan target pencapaian akses air minum 100%, mengurangi kawasan kumuh hingga 0%, dan menyediakan akses sanitasi layak 100% untuk masyarakat Indonesia pada akhir tahun 2019, target pencapaian tersebut dinamai dengan “Gerakan 100-0-100”.

Program Penyediaan Sarana Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, yaitu program tanggap terhadap kebutuhan masyarakat dan ini bisa terjadi kalau dari awal para pengguna dilibatkan dalam perencanaan untuk memberikan suara dan mempunyai hak pilih, adanya kesetaraan dalam pengelolaan sarana dan berbagi beban kerja dan manfaat, dan adanya partisipasi masyarakat dalam berkontribusi, pengawasan pada pelaksanaan program, dan berbagi tanggung jawab secara transparan. Semua itu dapat terjadi bila didukung oleh sistem dan lingkungan kelembagaan program yang sensitif kemiskinan dan kesetaraan gender, dan memiliki akuntabilitas terhadap masyarakat pengguna dan ada sektor kebijakan yang memperkuat dukungan kelembagaan tersebut,

Sosialisasi Tingkat Kabupaten Program Pamsimas III ini dilaksanakan pada Selasa, 24 April 2018 betempat di Hotel Yasmin  Karawaci Tangerang Banten dengan mengambil tema Tangerang Bergerak Menuju Akses Air Minum Layak dan Sanitasi yang Berkelanjutan” dengan maksud di tahun 2019 Kabupaten Tangerang dapat mencapai tujuan yang di amanahkan oleh program dan masyarakat dapat secara mandiri dan berkelanjutan mengelola kegiatan – kegiatan yang sudah di laksanakan di desa, jangan sampai kegiatan yang sudah dilaksanakan akhirnya akan menjadi monument yang tidak berharga karena kegiatan ini sudah menghabiskan dana APBN/D yang cukup besar.

Peserta yang hadir dalam sosialisasi Pamsimas III di Kabupaten Tangerang antara lain Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Bidan Desa, Pihak Kecamatan, Sanitariat, Pakem, DPMU, Satker PIP.

Kepala Satuan Kerja (Satker) PIP dalam hal ini Ir. Muhammad Yusuf menjelaskan bahwa Program Pamsimas merupakan program penyedian Sarana air minum dan sanitasi dengan target pencapaian akses universal air minum dan sanitasi pada tahun 2019. Sasaran sosialisasi Program Pamsimas III Kabupaten Tangerang pada TA. 2018 ini adalah seluruh desa dan kecamatan yang berada dalam wilayah kabupaten terutama yang akses air minumnya masih rendah, termasuk desa-desa yang pernah mendapatkan bantuan Pamsimas yang masih mempunyai kebutuhan untuk  pengembangan layanan untuk mencapai akses 100% air minum dan sanitasi di tingkat desa.

Pakem selaku mitra dari Pemerintah daerah dalam pemilihan desa pada Program Pamsimas III dikabupaten Tangerang yang sudah memasuki Tahun ke II. Zainuddin selaku Pakem  berharap peminatan desa pada Program Pamsimas ini cukup bayak sehingga masyarakat Kabupaten Tangerang dapat memanfaatkan dana – dana alokasi air minum untuk mencapai target air minum layak dan sanitasi aman, begitupun kepada kepala desa untuk dapat bisa mengalokasikan dana yang bersumber dari APBdes untuk kegiatan air minum dan sanitasi. Bagi desa – desa pasca Pamsimas yang akses air minum layaknya blm 100% dan sanitasinya belum aman maka bisa mengajukan pendanaan lagi untuk peningkatan dan pengembangan dari sistem yang sudah ada didesa sehingga desa bisa terlayani air bersih layak 100%.

Dukungan pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mengalokasi dana APBD tahun anggaran 2019 sebayak 4 desa, selain untuk desa Reguler Pamsimas tahun berjalan juga mengalokasi dana untuk pengembangan desa desa yang sudah pernah mendapatkan Program Pamsimas dengan catatan Sarana Fisik yang sudah di bangun berfungsi dengan baik, dan dikelola dengan baik pula, sehingga diharapkan seluruh masyarakat yang ada di desa tersebut bisa menikmati Air minum yang berkualitas.

Sarana dianggap berfungsi dengan baik ditandai dengan berjalannya dan berfungsinya seluruh sarana yang di bangun dimasyarakat sampai dengan Sambungan Rumah (SR) airnya mengalir, sehingga masyarakat tidak lagi mengambil Air ditempat umum yang jaraknya jauh dari rumah mereka tinggal.

Pengelolaan yang baik dibuktikan dengan adanya bukti catatan pembukuan, dari iuran yang dikumpulkan dari warga sebagai pengguna. Dalam layanan air masyarakat memperoleh manfaat air bersih, harga yang sangat terjangkau dan sangat membantu dalam mengurangi beban biaya air dan tentunya  juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat,  partisipasi masyarakat juga merupakan strategi dimana masyarakat miskin dan mampu ikut terlibat dan menentukan bagaimana perencanaan, pelaksanaan ,serta pengawasan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan prinsip Transparansi dan Akuntabilitas.

Selain kepedulian dari pemerintah Daerah dengan mengalokasi dana APBD, juga dukungan Pemerintah Desa dalam mengalokasikan dana APBDes yang dimasukkan dalam RPJMDes sehingga masyarakat yang ada di wilayah desa nya dapat menikmati Air minum yang Layak dan berkelanjutan sehingga tercapainya Akses 100 % untuk wilayah Kabupaten Tangerang. (Putra-CD CB, Chandra-DC Tangerang;Deddy S-WDA NMC )


Tidak disertai video terkait.