top banner
  I  

Jum'at - 25 Mei 2018 10:09:49 WIB

Marsono, S.H, M.H. Ketua Umum DPP Asosiasi SPAMS Perdesaan Periode 2018-2023

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 1265 pembaca

Semarang, Jateng–Rakornas Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Program PAMSIMAS TA 2018 yang dilaksanakan di Semarang akhirnya ditutup secara resmi oleh Wakil Ketua CPMU PAMSIMAS Ir. Essy Asiah, M.T. mewakili Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air  Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Kamis tengah malam (24/05/2018).

Dalam sambutan penutupan sekaligus arahannya, Essy Asiah menyampaikan bahwa program PAMSIMAS merupakan salah satu andalan dalam penyediaan air minum dan sanitasi di wilayah perdesaan untuk mendukung pencapaian akses universal 100% air minum dan sanitasi pada tahun 2019.

Salah satu strategi yang diimplementasikan dalam program PAMSIMAS adalah penguatan kelembagaan masyarakat, dimana selain KP-SPAMS, lembaga yang difasilitasi pembetukannya yaitu Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Tingkat Kabupaten.  Asosiasi merupakan forum bagi KP-SPAMS di perdesaan- yang dibentuk melalui program PAMSIMAS maupun non-PAMSIMAS yang berada di dalam satu wilayah administrasi kabupaten dan mewakili masyarakat untuk kepentingan pembangunan air minum dan sanitasi.  Salah satu peran strategis Asosiasi adalah sebagai mitra pemerintah dan pihak peduli lainnya terkait dengan penyelenggaraan pelayanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di kabupaten.  Karena itu program PAMSIMAS akan memfasilitasi dan memberikan dukungan untuk pembentukan dan penguatanAsosiasi di semua tingkatan organisasi, baik di tingkat masyarakat (KP-SPAMS), kabupaten, provinsi dan tingkat nasional.

Rakornas yang dilanjutkan dengan pelaksanaan Musyawarah Nasional (MUNAS) Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan di Semarang (22-25/05/2018), akhirnya menetapkan Marsono, S.H., M.H. (55 th), Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten Pati Jawa Tengah periode 2015-2020 sebagai Ketua Umum DPP Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan untuk periode kepengurusan 2018 – 2023.  Pemegang gelar sarjana hukum dan magister ilmu hukum dari Universitas Islam Malang (UNISMA) yang juga mantan Kepala Desa di Kabupaten Pati tersebut menyisihkan calon petahana Sardi AK, S.H. (Ketua Umum DPP demisioner) dengan selisih suara tipis.

Proses pemilihan Ketua Umum diawali dengan penjaringan Bakal Calon (Balon)  Ketua Asosiasi.  Pada tahap ini semua peserta mempunyai hak untuk mendaftarkan diri atau didaftarkan oleh peserta lain untuk menjadi Bakal CalonKetua.  Ada 7 (tujuh) Balon yang berhasil dijaring dengan perolehan suara masing-masing, yaitu 1.Sardi AK, S.H. (Jateng, 65 suara), 2.Nur Kholis (Jatim, 13 suara), 3.Silvanus (Sumbar, 36 suara), 4.Muroso (Jatim, 6 suara), 5.Mulyadi, S.E. (Sumsel, 17 suara), 6.Marsono, S.H., M.H. (Jateng, 42 suara), dan 7.Mansur (Sulsel, 36 suara).

Sesuai dengan AD/ART Asosiasi, Balon yang mendapatkan dukungan minimal 24 suara berhak untuk maju ketahap selanjutnya.  Dengan demikian terdapat 4 Balon saja yang memenuhi syarat untuk dicalonkan sebagai Ketua Asosiasi, yaitu Sardi AK, S.H. (53 th), Silvanus (42 th), Marsono, S.H., M.H. (55 th), dan Mansur (43 th), yang kemudian keempatnya menyampaikan visi-misi di hadapan peserta Munas, masing-masing sekitar 10 menit.  Saat menyampaikan visi-misi, karena tugas sebagai Pengurus Asosiasi yang tidak ringan, disamping pertimbangan tempat asal daerah yang jauh (diluar pulau Jawa), Silvanus (Sumbar) dan Mansur (Sulsel) menyatakan mengundurkan diri dan memberikan kesempatan pada calon lainnya.  Dengan demikian pada putaran kedua akan dilakukan pemilihan Ketua dengan 2 calon, yaitu Sardi AK, S.H.dan Marsono, S.H., M.H., keduanya berasal dari Jawa Tengah.  Sardi AK merupakan Ketua Umum DPP Asosiasi demisioner dan juga mantan Ketua Asosiasi Kota Semarang, sedangkan Marsono saat ini menjabat Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten Pati(2015-2020).

Dalam perhitungan suara yang saling kejar-mengejar sehingga menimbulkan sorak-sorai di arena Munas, Sardi AK mendapat dukungan 103 suara, sedangkan Marsono mendapat dukungan 109 suara, terdapat selisih suara sebanyak 6 suara.  Total suara yang masuk 212 suara, yang berasal dari DPP Asosiasi (1 suara), Asosiasi Povinsi (masing-masing 1 suara), dan Asosiasi Kabupaten/Kota (masing-masing 2 suara).  Maka sesuai Tata Tertib Pemilihan,akhirnya Sidang Pleno yang dipimpin oleh Amin Maludi (peserta tertua-67 th dari Kab. Lahat-Sumsel) dan Widianti (peserta termuda-29 th dari Kab. Banggai-Sulteng),  menetapkan Marsono, SH, MH sebagai Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan periode 5 tahun kedepan (2018-2023).

Ayah dari 3 orang putra, asli kelahiran Kabupaten Pati - 6 Juni 1963, yang kemudian terpilih menjadi Ketua Umum DPP Asosiasi, merupakan penggiat kegiatan sosial kemasyarakatan di daerah kelahirannya.  Anak seorang petani ini pernah menjadi Kepala Desa Mintobasuki Kecamatan Gabus Kabupaten Pati periode 1999-2008, yang periode berikutnya dijabat istrinya.  Di awal program PAMSIMAS ia merupakan Ketua BP-SPAMS Desa Mintobasuki (2008), dan kemudian pada tahun 2015 hingga saat ini masih menjabat sebagai Ketua Asosiasi SPAMS Perdesaan Kabupaten Pati.  Sebagai mantan kepala desa ia sangat akrab dengan warganya, dan bahkan rajin menyambangi warga yang mengundangnya dalam berbagai kesempatan maupun hajatan warga.  Ia juga seorang pendakwah yang giat memberikan ceramah agama Islam dan mengisi khotbah Jumat. 

Dalam obrolan ringan yang kami lakukan pada pagi buta sambil menikmati makan sahur 3 jam setelah terpilih sebagai Ketua Umum DPP Asosiasi, ia menjelaskan visi-misi dalam mengelola Asosiasi.  Ia memiliki visi akan menuntaskan/membereskan legalitas/payung hukum bagi SPAMS  se-Indonesia.  Ia akan memperjuangkan agar seluruh pengurus Asosiasi di tingkat kabupaten disahkan melalui Surat Keputusan Bupati.  Harapannya, dengan adanya legalitas tersebut akan mendapatkan dukungan biaya operasional untuk pengelolaan Asosiasi.  Pemerintah Kabupaten/Kota harus konsen untuk memberikan pelayanan di bidang air minum dan sanitasi antara lain melalui dukungan kepada Asosiasi selaku mitra pemerintah daerah.  Hal tersebut menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk memberikan layanan dasar termasuk layanan air minum dan sanitasi bagi warganya sesuai dengan UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. 

Visi tersebut akan diwujudkan melalui misi yaitu melaksanakan asistensi, sosialisasi, monitoring bagi seluruh SPAMS di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.  Melalui peran Asosiasi baik di tingkat kabupaten/kota dan provinsi, ia akan menjadikan KP-SPAMS merah menjadi kuning, kuning menjadi hijau, dan yang sudah hijau menjadi ijoroyo-royo (red, hijau sekali). Untuk memudahkan monitoring secara rutin dengan mengoptimalkan keterbatasan biaya operasi yang dimiliki Asosiasi, maka akan memilih pengurus yang bertanggung jawab terhadap peningkatan kinerja KP-SPAMS dengan menempatkan orang-orang yang memiliki mobilitas tinggi dan domisili dekat dengan pengurus pusat.

Terkait dengan telah terpilihnya Ketua Umum DPP Asosiasi yang baru, Essy Asiah menyampaikan ucapan selamat dan akan memberikan dukungan sepenuhnya kepada Asosiasi selaku mitra pemerintah dalam penyelenggaraan pelayanan air minum dan sanitasi termasuk dukungan biaya operasional Asosiasi.  Kepada Sardi AK, S.H. beserta jajaran pengurus DPP Asosiasi periode 2013-2018 yang telah menyelesaikan tugas, atas nama Direktur Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi ia memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pengabdian yang tulus dalam mengurus Asosiasi selama lima tahun terakhir ini.

Sebelum menutup Rakornas, ia mengingatkan kepada seluruh jajaran Pengurus Asosiasi untuk bersikap independen dan tidak melibatkan organisasi pada kepentingan politik/partai manapun.  Hal tersebut ia garis-bawahi mengingat 2018 – 2019 merupakan tahun politik.  Hal tersebut sejalan dengan AD/ART Asosiasi yang bersifat independen dan tidak berpolitik.

Kita doakan, semoga Ketua Umum dan jajaran Pengurus DPP Asosisasi yang baru dapat mewujudkan visi dan misi serta menjalankan Keputusan Munas dengan amanah dan lancer hingga akhir kepengurusan pada tahun 2023. (Hartono Karyatin-Advocacy & Media Sp. NMC)


Tidak disertai video terkait.