top banner
  I  

Selasa - 05 Juni 2018 14:47:54 WIB

Demi Air Minum, Bupati Rela Makan di Warung Pinggir Jalan

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 112 pembaca

Majene, Sulawesi Barat - Kabupaten Majene merupakan kabupaten yang berada di Sulawesi Barat yang selalu berpartisipasi sejak PAMSIMAS I sampai PAMSIMAS III sekarang ini, yakni sejak TA. 2008 sd TA. 2018, hampir menyelesaikan seluruh desa Reguler yang ada di kabupaten tersebut sekitar 80 desa dan Kelurahan. Kabupaten Majene yang terletak berbatasan dengan Kab. Mamuju, Kab. Mamasa dan Kab. Polewali Mandar memiliki topografi pegunungan, daratan dan perairan (laut).

Kabupaten Majene terdiri dari 60 desa dan 22 kelurahan secara keseluruhan sudah hampir sepenuhnya berpartisipasi namun masih perlu sentuhan untuk mencapai target universal akses di 2019. Melihat kondisi tersebut, sehingga kabupaten membuat strategi dan upaya guna mensukseskan target nasional agar dapat terealisasikan.

Jajaran Pamsimas Kabupaten membahas bersama OPD dan para kepala desa terkait hal yang positif yang bisa dijadikan contoh dan semangat meningkatkan kreatifitas dan tindakan nyata sehingga Kabupaten Majene dapat setara dengan kabupaten lain guna mencapai target tersebut. maka disepakatilah melaksanakan Study Banding BPSPAMS bersama kepala desa pada kabupaten peraih Juara I Nasional TA. 2017 pada Program PAMSIMAS. Daerah yang menjadi kesepakatan kunjungan yaitu Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali.

Hal tersebut direspon positif oleh Kepala Bappeda Majene, Kadis PU, Kadis PMD, Kadis Kesehatan dan terlebih oleh Bupati Majene. Ini dapat dilihat dari turut serta  Bupati bersama istri, Kepala Bappeda, Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PU dan Dinas PMD guna melihat langsung contoh baik yang dilakukan Desa Munduk Temu Kec, Pupuan, Kab. Tabanan, Prov. Bali.

Keseriusan Bupati mengantarkan para BPSPAMS dan kepala desa bertemu dan saling bertatap muka dengan Pemkab Bali, terlebih dahulu menyampaikan maksud dan tujuan dalam hal ini diterima oleh Wakil Bupati Tabanan, Sekretaris Daerah Tabanan, Kepala Bappeda Tabanan, Kepala PU Tabanan beserta jajaran dan Tim Pamsimas Prov. Bali

Setelah sambutan Pemkab Tabanan Bali, Bupati bersama rombongan menuju lokasi Desa Munduk didampingi oleh DPMU dan Pemkab Tabanan, Iring-Iringan tersebut menempuh waktu 2 sampai 3 jam untuk tiba di Desa Munduk Temu.

Bupati berserta BPSPAMS dan kepala desa mampir di warung pinggir jalan untuk melepas lelah dan sekaligus melepas dahaga serta beristirahat sejenak dan menikmati teh manis dan suasana Bali yang indah.

Hal yang diperoleh di Desa Munduk Temu Kecamatan Pupuan Kab. Tabanan  Provinsi Bali dimana air adalah sebagai sumber kehidupan, dijaga dipelihara bahkan mengkeramatkan pohon untuk tidak ditebang dilaksanakan, iuran tarif sesuai progresif, denda dan sanksi yang berlaku jika dilanggar, Para kepala desa dan lurah serta BPSPAMS terinspirasi atas keberhasilan Pengelolaan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Barbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Desa Munduk Temu yang mampu memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,6 Milyar. Menarik, aturan BPSPAMS yang disampaikan Kepala Desa Munduk Temu I Nyoman Wintara bahwa jika pemanfaat/pelanggan menunggak selama 3 bulan berturut-turut akan dilakukan pemutusan jaringan pipa, tidak ada pemakaian air minum, dan jika ingin menyambung kembali maka akan dikenakan biaya seperdua dari saldo kas BPSPAMS, misal saldonya Rp30 juta maka akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp15 juta. Sehingga masyarakat di desa tersebut tidak ada yang berani menunggak dalam hal iuran bulanan, 

Hal yang menarik lainnya adalah mengenai Program persampahan atau kumuh, disana ada program yang namanya LISA (Lihat Sampah Ambil). Jika ada masyarakat yang membuang sampah disembarang tempat, maka sanksinya adalah denda sebesar Rp250 ribu, bagi yang melihat orang membuang sampah dan melaporkan akan mendapatkan Rp125 ribu, Rp125 ribu akan masuk ke kas desa. Sehingga mereka saling memata-matai, itulah yang menjadikan desa tersebut desa yang bebas Sampah(Astrid Siahaja-DC Majene;Deddy S-WDA NMC) 


Tidak disertai video terkait.