top banner
  I  

Jum'at - 08 Juni 2018 10:53:38 WIB

Wakil Bupati Jembrana Optimis Tercapainya Target UA 100-100 Air Minum dan Sanitasi Tahun 2019

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 68 pembaca

Jembrana Bali- “Akses Universal Air Minum dan Sanitasi bisa diwujudkan dengan kerjasama, koordinasi, harmonisasi program baik di tingkat Pusat, Provinsi, Kabupaten dan pemerintah desa serta  kelurahan sebagai ujung tombak pelaksanaan Program di bidang air minum”,

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Jembrana, Provinsi Bali, Made Kembang Hartawan saat membuka Acara Sosialisasi Pamsimas Kabupaten Jembrana, bertempat di Aula Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana Provinsi Bali, Rabu, 7/6/2018.

Hadir pada saat sosialisasi tersebut, Kepala Bappeda Litbang Ketut Swijana, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman Wayan Darwin, Provincial Coordinator Regional Oversight Management Services (ROMS 10) Provinsi Bali Effendi Tahir, Ketua Provincial Project Management Unit Pamsimas Provinsi Bali Wayan Sumerta, Tim Manajemen dan Fasilitator Masyarakat Pamsimas Jembrana, dan anggota Pokja Sanitasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Kabupaten Jembrana. Selain itu, Sosialisasi Kabupaten ini dihadiri oleh 34 Kepada Desa dan 4 Kepala Kelurahan dari 5 Kecamatan yang ada di kabupaten Jembrana.

Made Kembang Hartawan menyampaikan terimakasih kepada pihak-pihak yang mendukung Program Pamsimas di Kabupaten Jembrana, “Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar – besarnya pada Kementerian PUPR, tim Pamsimas Provinsi Bali dan Jembrana, yang bersedia hadir dan memberikan pengetahuan tambahan bagi kami terhadap program – program air minum yang sekiranya bisa kami kolaborasikan dalam rangka target kita bersama di bidang air minum dan sanitasi” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kabupaten Jembrana, Wayan Darwin mengatakan: “Program Pamsimas bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan di wilayah pedesaan. Adapun jumlah desa yang diusulkan dalam daftar panjang calon desa sasaran program Pamsimas di Kabupaten Jembrana sampai tahun 2019 adalah sebanyak 45 Desa/ Kelurahan” papar Darwin.

Untuk diketahui, Kondisi topografi Kabupaten Jembrana beraneka ragam, terdiri dari  perbukitan dan pegunungan dibagian sebelah utara. Posisi topografis seperti ini menyebabkan aliran air pada permukaan tanah kurang lancar sehingga masih ada sebagian wilayah mengalami kesulitan air bersih yang layak, sementara jangkauan pipa PDAM tidak mampu menjangkau daerah pelosok pedesaan. Mengatasi hal tersebut, Program Pamsimas menjadi solusi yang tepat bagi pemerintah Kabupaten Jembrana.

Pamsimas di Kabupaten Jembrana dimulai sejak tahun 2016, pelaksanaan di tahun 2017 yaitu sebanyak 12 desa sasaran. Program ini telah berhasil memberikan akses tambahan jiwa pemanfaat air minum sebanyak 12.502 jiwa. Pada Tahun Anggaran 2018, dtetapkan sebanyak 14 desa sasaran dengan rincian, 8 Desa APBN, 3 Desa APBD, dan 3 Desa lagi dengan pendanan DAK Infrastruktur. Jika merujuk target nasional, pelaksanaan program Pamsimas tahun 2018 di Jembrana dapat memberikan tambahan jiwa pemanfaat air minum sebanyak 34.295 jiwa. (DC Jembrana/Izzul Himamsyah, edited Muslich Basri/Provincial Community Dev/CB Coord ROMS-10 Bali;Deddy S-WDA NMC)


Tidak disertai video terkait.