top banner
  I  

Senin - 09 Juli 2018 15:57:38 WIB

Berkat Kolaborasi Hantarkan Desa Kopah Capai Akses 100% Pertama di Kuantan Singingi

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 221 pembaca

Kuantan Singingi, Riau -  Desa Kopah merupakan salah satu dari 23 desa di wilayah Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Sengingi, Provinsi Riau, terletak ± 07 Km dari pusat kota Kabupaten.  Desa yang dipimpin oleh Syarkawi Nurda selaku Kepala Desa memiliki jumlah penduduk

530 Jiwa atau 145 KK, tersebar di tiga Dusun, yaitu Dusun Suka Ramai  dengan 45 KK/145 Jiwa, Dusun  Tengah 38 KK/133 Jiwa,  dan Dusun Tombang 63 KK/252 Jiwa.

Kopah merupakan desa rawan air.  Di desa ini terdapat dua buah sumur gali yang dibangun oleh nenek moyang mereka.  Sumur gali inilah yang menjadi sumber air bersih bagi masyarakat desa terutama disaat musim kemarau.  Untuk menjangkau sumur gali tersebut perlu usaha keras karena letaknya di dataran rendah dan terjal.  Untuk memudahkan warga desa menjangkau sumur, warga membangun anak tangga dengan batu dengan jumlah anak tangga sebanyak 66 anak tangga.  Dengan menjinjing ember para perempuan desa mengambil air untuk memasak dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Tahun 2008 sumur gali direnovasi dengan menggunakan dana ADD (Alokasi Dana Desa).  Tahun 2008 melalui program PNPM Mandiri Perdesaan, masyarakat desa memberi prioritas pembangunan air bersih dengan membangun 6 unit sumur bor dangkal,  6 unit menara,  dan Bak Penampung.  Sayang sumber sumber air hanya bertahan selama 3 tahun,  kering sehingga tidak lagi digunakan oleh warga.  Pada tahun 2015 melalui dana APBDes dilakuka optimalisasi 2 unit sumur bor dan pemasangan jaringan listrik.  Namun upaya ini belum sepenuhnya bisa menjawab kebutuhan masyarakat akan air bersih.

Sampai kemudian Pamsimas masuk ke desa ini pada tahun 2017.  Melalui musyawarah desa  masyarakat sepakat untuk mengajukan proposal peminatan sebagai desa Pamsimas ke Panitia Kemitraan Kabupaten Kuantan Singingi.  Untuk membangun SPAMS Perdesaan tersebut, sesuai yang tertera dalam proposal, diperlukan biaya sekitar RP 249.804.000.  Dana tersebut akan digunakan untuk membangun satu unit Sumur Bor Dalam 90 Meter, 1 Unit Menara Air Kapasitas 22,5 M3, 3 unit Kran Umum, dan 500 Meter Pipa Distribusi, serta sarana CTPS di Sekolah sebanyak 1 unit.

Lasmiadi, S.PdI ,M.Pd selaku  Koordintaor KKM “Maju Bersama” Desa Kopah mengatakan, program Pemberdayaan Pamsimas sangat membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan air bersih.  Program ini juga menurunkan biaya pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan air bagi rumah tangga.

“Kami menyadari banyak yang harus kami benahi kedepan mengingat tantangan pemenuhan kebutuhan air di masyarakat yang terus meningka.  Untuk itu kami akan terus berusaha mencari mitra pengembang sarana lebih lanjut,”  ujar Lasmiadi.

Harapan KKM dan masyarakat untuk membangun system penyediaan air bersih di perdesaan mendapatkan sambutan yang baik dari Kepala Desa dengan mengalokasikan anggaran pembangunan pengembangan sarana melalui APBDes.

“Saya melihat bahwa air merupakan kebutuhan yang mendasar bagi masyarakat  dan ada kesungguhan Badan Pengelola Sarana Pamsimas untuk mengedepankan kepentingan masyarakat.  Karena itu saya selaku Kepala Desa memberikan komitmen untuk mewujudkan sarana air minum tersebut”, kata Syarkawi Nurda Selaku Kepala Desa.

Pada tahun 2017 desa telah mengalokasikan anggaran melalui APBDes sebesar Rp. 204.934.600 untuk pengembangan sambungan rumah (SR) yang akan  melayani 145 KK  dan  10 Sarana Fasilitas Umum.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, para Pelaku Program Pamsimas di tingkat Kabupaten, dan kepada Saudara Hasbi selaku Fasilitator Desa, yang telah mendampingi kami dalam mewujudkan mimpi masyarakat akan tersedianya air bersih secara mudah,” ucap Kepala Desa.

Melalui kolaborasi program Pamsimas III dengan Dana APBDes TA. 2017,  masyarakat desa Kopah yang berjumlah 504 jiwa,  telah dapat menikmati air bersih hingga menjangkau ke seluruh rumah warga desa.

“Kami sekarang tidak lagi ke sumur anggai, kami tidak Lagi mengantri untuk mendapatkan Air, kami tidak lagi bersusah payah menggendong cucian ke Sumur Atok Seng.  Untuk itu saya mengucapkan terima kasih sekali kepada program Pamsimas dan bapak Kepala Desa yang memperhatikan kami,” ucap Deka Efrianti salah seorang warga Desa Kopah dengan berkaca-kaca.

Langkah kolaborasi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kopah tersebut mendapat penghargaan Ketua DPMU program Pamsimas Kabupaten Kuantan Sengingi.  “Kita sangat bersyukur terhadap kepedulian Kepala Desa Kopah melalui alokasi APBDes untuk pengembangan SPAMS perdesaan.  Desa ini akan menjadi pilot project bagi desa lainnya sehingga akan mendorong desa lainnya untuk berkomitmen dalam mengembangkan sarana yang telah dibangun melalui program Pamsimas.  Pemerintah Kabupaten tidak ingin kedepan banyak desa Pamsimas yang hanya menjadi monumen sehingga sulit untuk mewujudkan akses universal di Kabupaten Kuantan Singingi”, ucap Burhanudin, S.ST. selaku Ketua DPMU program Pamsimas (Hasbi-FM Kuantan Sengingi & Agus S-LGS Riau/Hartono Karyatin-Advocacy & Media Sp. NMC).


Tidak disertai video terkait.