top banner
  I  

Rabu - 11 Juli 2018 14:35:55 WIB

KKM Penerima PAMSIMAS Kab. Bungo Komitmen Bergerak Cepat

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 300 pembaca

Kab. Bungo, Jambi - Sebanyak 20 Orang Koordinator Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Penerima Program Pamsimas Kabupaten Bungo Tahun Anggaran 2018 berkumpul dan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pejabat Pelaksana Komitmen Program Pamsimas III dengan Koordinator KKM Desa Penerima Bantuan Program Pamsimas III, pada Rabu (5/7/18) bertempat di Lantai 3 (tiga) Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kabupaten Bungo.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh peserta dengan penuh semangat, dibuka langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bungo, Thamrin, S.T. Hadir juga pada kegiatan tersebut Sekretaris Dinas PUPR, Ketua Panitia Kemitraan (PAKEM), Ka. Satker, PPK dan PPTK Program PAMSIMAS III serta DC, Tim fasilitator dan Seluruh KKM Dusun penerima Bantuan.

Dalam sambutannya sebelum dilakukan penandatanganan perjanjian, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bungo Thamrin, S.T. menyampaikan bahwa perjanjian kerjasama ini merupakan langkah awal bagi Koordinator KKM dan Satuan Pelaksana (Satlak) untuk membangun sarana dan prasarana air minum di desanya masing masing.

“Perjanjian Kerja Sama berarti persetujuan yang dibuat antara Pihak Pertama mewakili pemberi bantuan dengan Pihak Kedua sebagai penerima bantuan dana bantuan pemerintah sebagaimana tertulis dalam formulir yang ditandatangani oleh kedua belah pihak, termasuk seluruh lampiran dan referensi dokumen yang dimasukkan” sebutnya dengan tegas.

Kemudian Kadis PUPR yang dikenal dengan senyumannya yang khas ini mengingatkan bahwa perjanjian ini tidak hanya sekedar ditandatangani, tapi untuk dibaca, dipahami dan dilaksanakan, sehingga apa yang dikerjakan sesuai dengan apa yang sudah disepakati dan ditandatangani dalam perjanjian tersebut.

“Saya menyambut baik atas penandatanganan kerjasama ini sebagai salah satu pionir dan langkah awal menetapkan syarat-syarat bersama dan memperjelas hak dan kewajiban dalam menjalankan program harus sesuai dengan ketentuan yang dipersyaratkan” imbuhnya dengan suara lantang.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Panitia Kemitraan yang juga selaku Kabid Kimpraswil Bappeda Kab. Bungo Sastra Asnawi, S.E., M.M, “Kami berharap penandatangan Perjanjian Kerjasama ini bisa menjawab kebutuhan air minum sehingga masyarakat tidak kesulitan lagi terhadap air bersih yang selama ini sudah dimulai proses perencanaannya dari sosialisasi tingkat kabupaten bulan Agustus tahun 2017 yang lalu, sampai ditetapkannya desa penerima Pamsimas. Selain itu, diharapkan kepada koordinator KKM dan Satlak untuk menyusun strategi dalam mempercepat pengumpulan In cash dan pengaturan In kind” ulasnya mengingatkan.

Kemudian Muzaini selaku Ka.Satker menyebutkan bahwa dengan dimulainya penandatanganan PKS itu, berarti semua Koordinator KKM menyatakan setuju dan sepakat untuk melakukan perjanjian kerja sama Bantuan Langsung Masyarakat dengan nilai yang sudah ditetapkan guna membayar kegiatan yang tertuang dalam Rencana Kegiatan Masyarakat (RKM).

Lebih lanjut Ka.Satker yang dikenal dekat dengan pelaku program pemberdayaan ini kembali mengulas apa yang disampaikan Ketua Pakem, bahwa untuk mendukung kegiatan RKM yang ada dalam klausul PKS, KKM selaku Pihak Kedua berkewajiban untuk memberikan kontribusi sesuai yang sudah ditetapkan dalam bentuk in-Kind (tenaga dan material) dan in-Cash.

Penjelasan Ka.Satker panjang lebar yang juga diamini oleh PPK mengingatkan bahwa dalam pelaksanaan RKM apabila terbukti tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan Perjanjian Kerja Sama seperti bahan, peralatan, tenaga kerja, cara pengerjaan, manajemen pelaksanaan, administrasi dan keuangan serta tindakan lainnya yang diluar ketentuan Perjanjian Kerja Sama akan mengakibatkan terjadinya penyimpangan atas mutu pekerjaan, jadwal pelaksanaan, administrasi keuangan dan penyalahgunaan dan lain-lain, maka akan diberikan sanksi.

“Kami berhak memberikan teguran maupun peringatan secara tertulis kepada Koordinator KKM, dan juga penangguhan pembayaran atau pemberian perintah perbaikan/ penggantian, bahkan pemutusan Perjanjian Pemberian Bantuan sebagaimana diatur dalam perjanjian” tegasnya mengingatkan.

Selain itu, Ka.Satker mengingatkan secara berulang kali bahwa Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai selesai 100% selama 120 hari kalender terhitung sejak tanggal Surat Perjanjian ini ditandatangani. “Tolong diingat, harapan saya pekerjaan ini sudah diserahterimakan pada minggu pertama Bulan Nopember 2018 dan keinginan kita akan ada kegiatan seremonial serahterima sarana Pamsimas ini oleh Bupati” himbauannya yang disambut dengan semangat oleh semua Koordinator KKM yang hadir dengan jawaban setuju.

Kegiatan berikutnya dilanjutkan dengan penandatangan kerjasama oleh PPK dan Koordinator KKM, yang dipanggil secara bergantian oleh Fasilitator Senior Muhammad Sodri Renjani dan Mardiwan. Di sela-sela penadatanganan itu, DC Pamsimas Bungo Syahrul Riadi, S.E., mengatakan bahwa langkah kedepannya setelah PKS ini, Tim ROMS dan Fasilitator akan mendampingi dan memberi dukungan kepada pelaksana program Pamsimas di desa-desa diawali dengan pelatihan.

“Kita berharap apa yang disampaikan oleh Kadis PUPR, Ketua Pakem dan Ka satker, bisa kita wujudkan, sehingga pelaksanaan Pamsimas di Kabupaten Bungo ini terlaksana tepat waktu, tepat mutu dan tepat manfaat, mari kita semua, baik itu fasilittor yang mendampingi kegiatan di desa, maupun KKM dan Satlak, kita bergerak cepat tentu tetap sesuai dengan juknis yang sudah ditetapkan Pamsimas” ulasnya penuh harap dengan ketawanya yang lepas.

Menutup acara siang itu, dilanjutkan dengan foto bersama dan acara makan siang bersama dengan penuh keakraban. Semoga semangat kebersamaan ini menjadi modal awal untuk menjadikan Kabupaten Bungo selalu berbunga. Semoga. (Muhammad Sodri Renjani, FS Kab. Bungo/ Rahmat Tk Sulaiman, TA CD CB ROMS3 Jambi;Deddy S-WDA NMC )


Tidak disertai video terkait.