top banner
  I  

Selasa - 07 Agustus 2018 22:47:00 WIB

Wakil Bupati Gunungkidul Lakukan Peletakan Batu Pertama Dimulainya Pembangunan Pamsimas III

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 135 pembaca

Gunungkidul, DI Yogyakarta – Wakil Bupati Gunungkidul Dr H Immawan Wahyudi, MH melakukan peletakan batu pertama program bantuan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat, atau PAMSIMAS III, yang dipusatkan di Rt 01/01, Dusun Banyumeneng I, Desa Giriharjo, Kecamatan Panggang, DI Yogyakarta, Selasa (31/07).

Peletakan batu pertama tersebut sekaligus menandai dimulianya pelaksanaan program Pamsimas di 15 Desa di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain Wakil Bupati, juga dihadiri Asisten II Sesda, Pokja AMPL, Pakem, DPMU dan Humas dari Kabupaten Gunungkidul, serta Camat Panggang dan Perwakilan KKM/Satlak 15 Desa Penerima Program Pamsimas III Kabupaten Gunungkidul TA. 2018.

Wakil Bupati Gunungkidul Dr H Immawan Wahyudi, MH dalam sambutannya menyampaikan, program PAMSIMAS diharapkan mempermudah masyarakat desa dalam memperoleh air minum dan sanitasi secara berkelanjutan. Program Pamsimas adalah untuk mendukung pembangunan sektor air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

Wakil Bupati berpesan agar sarana yang dibangun melalui Program Pamsimas perlu dijaga dan dilestarikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa akan air minum untuk jangka pendek maupun jangka panjang. "Air adalah kebutuhan pokok kehidupan manusia. Dalam pengelolaan harus bijak agar daya guna air bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat desa," tegasnya.

Wakil Bupati berharap pembangunan infrastruktur air minum dan sanitasi dapat diselesaikan secara tepat waktu, tepat mutu dan tepat administrasi.  Ia berharap, dengan infrastruktur yang terbangun permasalahan kelangkaan air tidak lagi terjadi.

Terkait dengan tarif air yang akan dikenakan ke masyarakat, Wakil Bupati berpesan agar tarif yang diberlakukan terjangkau golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Acara peletakan batu pertama disambut dengan antusias warga Desa Giriharjo yang sudah lama mendambakan air bersih. Masyarakat berharap dengan dibangunanya SPAM perdesaan melalui program Pamsimas, maka tidak ada lagi “giliran” pasokan air ke rumah warga di musim kemarau.

Kondisi geografis Kabupaten Gunungkidul adalah pegunungan batuan karst, yang kering dan  tandus. Sedangkan seluruh wilayah Desa Giriharjo berbukit kapur dengan ketinggian 273 dpl. Kondisi inilah yang menyebabkan warga mengalami kesulitan air terutama di saat musim kemarau tiba. Karenanya hadirnya program Pamsimas disambut dengan gembira oleh seluruh warga terutama masyarakat Desa Giriharjo.

Pawiro Biano (85), warga RT 05/01 Dusun Banyumeneng I merasa bersyukur dengan adanya program Pamsimas di desanya. Ia mengisahkan, dari dahulu sampai sekarang untuk mendapatkan air harus rela antri, dijadwal, sehingga kalau tidak cepat-cepat bisa tidak kebagian air. Ia berharap, dengan adanya program Pamsimas diharapkan akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan air, dan tidak khawatir lagi tidak kebgian. "Tiap tahun, saat musim kemarau pasti antri air bersih, tahun depan, mudah-mudahan tidak,” harapnya. (ICB Eko Setyo Winanto-DC Gunungkidul/Hartono Karyatin-Advocacy & Media Sp. NMC)


Tidak disertai video terkait.