top banner
  I  

Kamis - 09 Agustus 2018 12:46:43 WIB

PAMSIMAS Ikut Serta Dalam Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) XIV Tingkat Prov. Sumatera Selatan

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 164 pembaca

lomba_ttg_sumsel1OKU, Sumsel - Berbicara tentang Teknologi Tepat Guna atau sering disebut TTG adalah Teknologi yang sederhana sehingga orang awam pun dapat membuat dan menggunakannya. Adapula yang menyebutkan Teknologi Tepat Guna sebagai Teknologi Madya, suatu teknologi  mempergunakan pengetahuan  yang mudah dimengerti orang banyak dan tidak membahayakan baik manusia maupun alam sekitarnya serta dapat memenuhi kebutuhan manusia.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada tanggal 25 – 29 Juli 2018, menjadi tuan rumah dalam kegiatan Lomba Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XIV Tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang diselenggarakan di Gedung Olahraga, Dinas PMD Kabupaten OKU dipercaya sebagai Panitia Pelaksana kegiatan tersebut. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ogan Komering Ulu Drs. Ahmad Firdaus, M.Si menyampaikan ada sebanyak 60 (enam puluh) stand yang disiapkan oleh panitia Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XIV Tingkat Provinsi Sumatera Selatan, 17 stand yang berada didalam GOR diisi oleh peserta dari seluruh Kabupaten/Kota dalam Provinsi Sumatera Selatan, sedangkan sisanya ditempati oleh berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta yang berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ulu   yang menjadi peserta Pameran Produk Industri Kecil dan Menengah serta Promosi Produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah Kabupaten Ogan Komering Ulu  Tahun 2018.

lomba_ttg_sumsel2Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten OKU ikut berpartisipasi kegiatan Lomba TTG XIV menampilkan dalam stan beberapa program yang ada yaitu KOTAKU, Bedah Rumah, PAMSIMAS. Kepala Satuan Kerja PIP H. Hasan HD, M.SE, ketika di wawancara oleh salah satu media  menyampaikan “untuk kegiatan yang berkaitan dengan air bersih perdesaan yaitu Program Nasional PAMSIMAS, Dinas Perkim akan memberikan sosialisasi pelayanan terhadap masyarakat desa Kabupaten OKU tentang sistem pengolaaan air bersih yang mudah dinikmati oleh masyarakat Desa Kabupaten OKU, Program Pamsimas di Kabupaten OKU dari Tahun 2014 sampai Tahun  2017 telah melayani 40 Desa, di Tahun 2018 yang sedang berjalan proses pembangunan siap melayani 20 Desa”.

Penerapan Teknologi Tepat Guna dalam penyediaan air bersih dapat dikelompokkan dalam " sistem”, yaitu sistem perorangan dan sistem kelompok. Hal tersebut dipengaruhi oleh sektor-sektor seperti ketersediaan sumber air baku, bahan bangunan setempat (misal pipa dan sumber energi tenaga listrik), sistem perorangan (non perpipaan dilaksanakan untuk suatu  permukiman penduduk yang terpencar, yang sarananya dipergunakan bagi satu keluarga) rumah tangga, Jenis teknologi sistem perorangan ini dapat berupa saringan rumah tangga. Sedangkan  penyediaan air bersih untuk penduduk yang berkelompok dilaksanakan melalui pengadaan  bangunan dengan pelayanan melalui sistem perpipaan sambungan rumah, instalasi yang dapat dibangun berupa bangunan perlindungan mata air dan bangunan instalasi Pengolahan sederhana.

lomba_ttg_sumsel3Dalam Lomba Pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) di Kabupaten OKU Program Pamsimas manampilkan suatu Miniatur kecil sistem pengolaan air bersih yang telah dibangun di setiap desa sasaran Pamsimas Kabupaten OKU, yaitu Pengolaan air dengan sistem Gravitasi Perpompaan, dari sumber air dinaikan ke dalam Reservoar atau Menara Air kemudian disalurkan ke rumah masyarakat dengan sistem jaringan perpipaan. Sarana yang telah dibangun oleh masyarakat desa melalui Program Pamsimas akan di kelola oleh masyarakat itu sendiri melalui Kelompok Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum yang di sebut KPSPAM desa. Kelompok ini lah yang akan melanjutkan pengembangan dan merawat serta menarapkan iuran dari setiap pemakaian air.

Untuk mewujudkan target pemerintah yaitu Universal Akses dalam pelayanan air air bersih berskala Desa, Pemilihan teknologi tepat guna untuk penyediaan air minum harus mempertimbangkan sumber air baku, sumber energi, dan sumberdaya manusia. Pemilihan teknologi tepat guna untuk  penyediaan sanitasi sanitasi harus mempertimbangkan kriteria tentang jumlah pengguna per sarana dan lokasi yang tidak jauh dari tempat tinggal. (Adi Kurniawan-CoDC OKU;Deddy S-WDA NMC)


Tidak disertai video terkait.