top banner
  I  

Selasa - 06 November 2012 03:24:13 WIB

Jamban Baruku Nyaman, Tidak Bau

Best Practice
Administrator | dibaca: 50937 pembaca
Air mengalir dari hasil pembangunan Program PAMSIMAS menjadi motivasi masyarakat Desa Pondoksari untuk membangun jamban sehat. Lebih nyaman dan tidak berbau.
 
Wonogiri - Musim kering beberapa bulan lalu membuat warga Desa Pondoksari Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah tidak khawatir lagi. Pasalnya, ketersediaan air minum di desa tersebut bisa terpenuhi. Upaya warga desa untuk membangun sarana air minum melalui program PAMSIMAS ini tidak sia-sia, sehingga masyarakat mengidentikkan Program PAMSIMAS adalah air.
 
berita06112012Meski demikian, tidak hanya masalah kebutuhan air minum saja yang bisa dijawab dengan adanya Program PAMSIMAS di Desa Pondoksari. Justru dengan adanya air yang layak konsumsi ini, masyarakat termotivasi untuk meningkatkan kualitas jamban mereka.
 
Sebagian warga desa sebelumnya sudah sadar akan buang air besar di tempat tertutup, namun ketika air masih sulit diperoleh mereka menggunakan jamban cemplung.
 
Seperti penuturan Ibu Lestari yang menceritakan kalau dulu ia menggunakan jamban cemplung. Setelah ada air PAMSIMAS, ia membangun jamban sehat.
 
Jamban kami yang dulu beralih fungsi jadi tempat pakan sapi, ujarnya sambil menunjukkan bekas jamban lamanya yang digunakan untuk tempat jerami sebagai pakan sapi.
 
berita06112012-aSama dengan Ibu Lestari, Pak Tarno yang juga seorang guru sekolah dasar di Desa Pondoksari juga sedang membangun jamban sehat.
 
Setelah beberapa bulan air mengalir lancar di rumahnya, Pak Tarno segera membangun jamban dengan closet (leher angsa) di samping rumahnya.
 
Sekarang jamban baru saya nyaman dan tidak bau, tuturnya sambil menunjukkan jamban barunya.
 
Program PAMSIMAS yang dikelola oleh BPSPAMS dirasakan sangat membantu warga Desa Pondoksari. Warga wajib membayar iuran sebesar Rp 4 ribu /bulan bagi yang menggunakan sambungan rumah yang dilengkapi dengan meter air, ditambah dengan harga per meter kubik Rp 2 ribu.
 
Desa Pondoksari ini merupakan desa implementasi Program PAMSIMAS tahun 2011. Sesuai data SIM PAMSIMAS, pada saat IMAS cakupan layanan air minum di desa ini adalah 357 KK/1.459 jiwa dari total 530 KK/2.287 jiwa. Setelah beroperasi, sarana air minum yang telah dibangun, berita06112012-bterdapat tambahan akses masyarakat yang mendapatkan layanan air minum, sebanyak 828 jiwa. Bahkan, melalui pengelolaan BPSPAMS TIRTO ASRI, dari hasil iuran warga serta melalui DAK air minum, dapat dikembangkan sarana air minum sebanyak 2 (sarana pengembangan).
 
Sampai September 2012 ini, cakupan layanan air minum di Desa Pondoksari sudah mencapai 1.266 jiwa (Laporan data SIM Keberlanjutan, periode September 2012).
 
Akses sanitasi/akses jamban pada saat IMAS diperoleh data 1311 Jiwa, setelah sarana air minum terbangun, peningkatan akses bergerak maju. Pada Oktober 2012, desa ini sudah diverifikasi sebagai desa SBS, dan direncanakan akan dideklarasikan bersama dengan 16 desa lainnya pada November 2012, bersamaan dengan Hari Kesehatan Nasional Republik Indonesia. (Endang SR Sekber Program PAMSIMAS;Rita)
 
 

Tidak disertai video terkait.