top banner
  I  

Kamis - 04 Oktober 2018 10:14:15 WIB

Sukses Gelar Musyawarah KP-SPAMS, Kabupaten Blitar Bentuk Asosiasi

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 242 pembaca

sukses_gelar_blitar1Blitar, Jawa Timur - Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar menggelar acara Musyawarah Kerja sekaligus pembentukan Asosiasi Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) Perdesaan tingkat kabupaten, Kamis (27/09). Pembentukan Asosiasi tingkat kabupaten tersebut merupakan bagian dari strategi untuk mewujudkan pencapaian akses universal 100% akses air minum aman dan 100% akses sanitasi layak di Kabupaten Blitar.

Pada pembukaan acara Musyawarah KP-SPAMS, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Blitar, Agus Santosa, SSos MSi menyampaikan, Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar sangat mendukung terbentuknya Asosiasi SPAMS Perdesaan tingkat kabupaten sebagai mitra pemerintah daerah. Lebih lanjut ia menyampaikan, Asosiasi SPAMS Perdesaan merupakan wadah bagi anggotanya (KP-SPAMS, Red) untuk menyalurkan pendapat dan ide serta mendiskusikan kendala yang ada di desa dalam pengelolaan SPAMS perdesaan.

Dalam acara Musyawarah pembentukan SPAMS tingkat kabupaten tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan materi dari beberapa OPD terkait yang ada di Kabupaten Blitar. Heri Widyatmoko, SPt dari Bappeda Kabupaten Blitar yang juga anggota Pakem (Panitia Kemitraan), meenyampaikan paparannya terkait sinkronisasi dokumen perencanaan desa dan RPJMD Kab. Blitar 2016-2021. Sedangkan Sudarmi,SSi Kasi bidang Pengembangan Desa,  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kab. Blitar menekankan pada kewenangan desa dalam penyusunan anggaran pendapatan dan belanja desa. Sebagai materi penutup, Eko Harnanto, SP dari Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan paparan tentang konservasi sumber daya air yang berbasis masyarakat. Paparan secara kolaboratif dari berbagai OPD terkait tersebut jelas sangat bermanfaat bagi para Pengurus KP-SPAMS maupun Pengurus Asosiasi untuk menjalankan roda organisasi yang mengurusi air bersih dan sanitasi bagi warga perdesaan.

sukses_gelar_blitar2Beberapa narasumber memberikan wawasan dan informasi kepada calon Pengurus Asosiasi Kabupaten dalam pengelolaan SPAMS perdesaan, diharapkan asosiasi yang terbentuk dapat menjadi wadah diskusi dan saling belajar antaraanggotanya. Pembentukan Asosiasi di tingkat Kabupaten melibatkan KP-SPAMS yang dibentuk pada program Pamsimas III TA. 2017 maupun KP-SPAMS yang baru saja terbentuk melalui program Pamsimas III TA. 2018. Total sebanyak 36 KP-SPAMS yang ada desa yang hadir dalam musyawarah. Musyawarah pembentukan Asosiasi juga melibatkan Badan Pengelola Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum dan Sanitasi (HIPPAMS) di tingkat desa dimana sebanyak kurang lebih 77 anggota HIPPAMS se-Kabupaten Blitar turut mengikuti musyawarah.

Pada musyawarah pembentukan Asosiasi Pengelola SPAMS perdesaan tingkat kabupaten tersebut sekaligus dilakukan penggabungan organisasi KP-SPAMS dan HIPPAMS serta menghasilkan Pengurus Asosiasi tingkat kabupaten. Melalui penggabungan organisasi yang merupakan kelembagaan masyarakat tersebut, menghasilkan kolaborasi untuk mewujudkan kelembagaan yang mengurusi air bersih/ air minum perdesaan yang kuat dan mandiri.

Musyawarah menetapkan Harsis Hariyanto selaku Ketua Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten Blitar untuk periode kepengurusan lima tahun ke depan. Harsis berasal dari Desa Wates Kecamatan Wates, yang merupakan salah satu desa rawan air di Kabupaten Blitar. Harsis berharap, ke depan, Blitar bagian selatan mendapatkan akses air minum aman dan sanitasi layak seperti kebanyakan daerah lainnya di Kabupaten Blitar. Ia memiliki mimpi besar untuk mewujudkan semua wilayah desa sasaran Pamsimas dan non-Pamsimas dapat mengadopsi perencanaan 100% akses air minum aman dan sanitasi yang layak.

sukses_gelar_blitar3Dengan terbentuknya Asosiasi di Kabupaten Blitar, maka jumlah Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan tingkat kabupaten secara keseluruhan (nasional) menjadi 227 Asosiasi. Adapun jumlah Asosiasi tingkat provinsi hingga saat ini baru sebanyak 9 Asosiasi. Secara keseluruhan (nasional) jumlah anggota Asosiasi yang ada di tingkat desa (KP-SPAMS) yang dibentuk melalui program Pamsimas I, II, dan III ada lebih dari 16.000 KP-SPAMS, tersebar di 396 Kabupaten dan 11 Kota di 33 Provinsi di seluruh Indonesia.

Fasilitasi yang ditunjukkan OPD terkait di Kab. Blitar dalam membidani lahirnya Asosiasi SPAMS perdesaan Kab. Blitar tidak berhenti sampai tahap pembentukan Asosiasi, diharapkan terus berlanjut dalam mengawal rencana kerja Asosiasi hingga terbitnya legalitas Asosiasi melalui Surat Keputusan dan Akta Notaris. Pemerintah Daerah Kabupaten Blitar sangat berharap kepada Pengurus terpilih untuk dapat menjadi mitra Pemda dalam mengawal percepatan pencapaian Universal Akses pada tahun 2019. (Rodiah Astuti-DC Kab.Blitar & Elin Romaningsih-PPK Pamsimas Blitar/Hartono Karyatin-Adv & Media Sp NMC)


Tidak disertai video terkait.