top banner
  I  

Kamis - 07 Februari 2019 11:35:12 WIB

Nama Desa Lorok Kabupaten Ogan Ilir Akan Dibawa Keliling Dunia

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 489 pembaca

nama-desa-lorok1Ogan Ilir,  Sumatera SelatanJanji itu disampaikan Director of Water Global Practice of World Bank,  Mr. Steven N Schonberger saat mengunjungi Desa Lorok Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan dengan didampingi Task Team Leader Pamsimas Bank Dunia, George Soraya , Kamis (31/01). 

Saat bertemu dengan masyarakat Desa Lorok, Mr. Steven N Schonberger pada kesempatan tersebut mengapresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan oleh masyarakat Desa Lorok sehingga dapat seperti sekarang dan berjanji akan membawa nama Desa Lorok dalam perjalanannya keliling dunia untuk diceritakan sebagai kisah sukses.

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk melihat secara langsung hasil pelaksanaan program Pamsimas dan mengetahui manfaat yang telah dirasakan oleh masyarakat.  Kunjungan yang sama pernah dilakukan oleh Senior Director of Water Global Practice of World Bank, Mr Guang Zhe Chen, dengan mengunjungi Desa Paripurno dan Ngampeldento di Kabupaten Mageleng, Jawa Tengah,  12 Januari 2018.

nama-desa-lorok2Mr. Steven N Schonberger dan rombongan diterima di Balai Desa  Lorok.  Acara diawali dengan presentasi tentang KPSPAMS Desa Lorok yang disampaikan oleh Beruri dan Darnilawati.  Dalam presentasinya, Pengurus KPSPAMS menyampaikan, sebelum  Pamsimas masuk ke Desa Lorok  pada tahun 2013 akses air minum hanya sebesar 6%.  Kini, setelah adanya program Pamsimas hanya tersisa 30% saja masyarakat yang belum menikmati sambungan rumah (SR) dari sarana air minum yang dibangun melalui program Pamsimas.  Saat ini KPSPAMS tengah membangun satu satu tower lagi melalui pendanaan APBDes agar distribusi air ke masyarakat dapat dilakukan selama 24 jam.

Desa Lorok di Kecamatan Indralaya Utara mendapatkan bantuan langsung masyarakat (BLM) program Pamsimas regular pada tahun 2013.  Pada tahun 2015 desa mendapatkan HID (Hibah Insentif Desa) dari Pamsimas, dan pada tahun 2017 mendapatkan kembali hibah dari HAMP (Hibah Air Minum Perdesaan).  Pada tahun 2018 dengan bantuan dana APBDes dan dana desa dilakukan pengembangan sarana sehingga jumlah sambungan rumah mencapai 274 unit.

nama-desa-lorok3Kemudahan dalam mendapatkan air minum untuk kebutuhan sehari-hari berimbas pada perubahan perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan masyarakat.  Bahkan Persis satu tahun setelah masuknya program Pamsimas, tepatnya pada tahun 2014, Desa Lorok mendeklarasikan diri sebagai desa yang bebas buang air besar sembarangan (Bebas BABS).  Sebelumnya banyak warga desa melakukan buang air besar (BAB) di sungai maupun di kebun.

Rita, seorang bidang Desa Lorok menuturkan, bila sebelumnya jumlah kunjungan ke fasilitas kesehatan akibat penyakit diare rata-rata lebih dari 5 orang per bulan, kini jumlahnya sudah mulai berkurang.

Dalam kesempatan berbincang-bincang dengan Pengurus KPSPAMS, Task Team Leader Pamsimas, George Soraya berpesan agar supaya pengelola KPSPAMS  meningkatkan kualitas air minum sehingga pada  tahun 2020 air dapat diminum secara langsung (tanpa harus dimasak-RED) dan seluruh warga desa secara 100% dapat menikmatinya.

nama-desa-lorok4Tim rombongan juga menyambangi Sekolah Dasar (SD) Desa Lorok untuk melihat sarana cuci tangan yang ada di sekolah.  Rombongan disambut siswa-siswi dengan meriah dengan melakukan demo cuci tangan pakai sabun diiringi lagu CTPS.  Rombongan sangat terkesan dengan apa yang  dilakukan oleh anak-anak, dan bahkan salah seorang dari anggota rombongan, Mr Ilham Abla langsung mempraktekan sendiri demo cuci tangan yang diiringi kembali lagu CTPS dan tepuk tangan seluruh peserta yang hadir.

Setelah meninjau langsung sarana menara bak penampungan dan  melakukan dialog dengan pengurus KPSPAMS dan fasilitator masyarakat, tim rombongan Water Global Practice meninggalkan Desa Lorok untuk melanjutkan perjalanan dengan menuju lokasi berikutnya.

nama-desa-lorok5Kunjungan Director Water Global Practice World Bank ini didampingi oleh East Asia Pacific (EAP) Practice Manager, Mr Sudipto Sarkar, Lead Irrigation and Drainage Specialist, Joop Stoutjesdijk, Senior Water Resouces Management Specialist Abedalrajq F Khalil dan Jun Matsumoto, Senior Irrigation Specialist, Ilham Abla, Water Resources Specialist, Tarasinta Perwitasari, Staf Bank Dunia Jakarta, Sri Pamungkas, Ketua PPMU Provinsi Sumatera Selatan, Achmad Syaiful, Asisten II Bidang Ekonomi Pemda Kab. Ogan Ilir, H Muksin Abdullah, Ketua DPMU Kabupaten Ogan Ilir dan Satker Dinas Perkim Ogan Ilir, Camat Indralaya Utara, Tim ROMS Pamsimas Provinsi dan Kabupaten Ogan Ilir, dan Tim Fasilitator Masyarakat.  (Gusti Fajrianto-TA CDCB Sumsel/Hartono Karyatin-Adv & Media Sp Pamsimas)


Tidak disertai video terkait.