top banner
  I  

Selasa - 14 Mei 2019 10:54:01 WIB

Pamsimas Sumsel Lakukan EGM Untuk Hijaukan Kembali Desa Pamsimas

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 127 pembaca

sumsel-lakukan1Palembang, Sumsel - Dalam rangka meningkatkan dan menyamakan pemahaman seluruh TIM Provinsi dan kabupaten dalam menjalankan tugas agar dapat memberikan pendampingan yang berkualitas kepada pengelola program tingkat provinsi dan kabupaten, ROMS 5 Pamsimas Provinsi Sumatera Selatan menggelar Expert Group Meeting (EGM) di Hotel Wisata Palembang. Kegiatan tersebut membahas berbagai isu yang tengah dihadapi di kabupaten maupun di tingkat desa.

Kegiatan EGM dibuka secara resmi oleh Ketua PPMU Pamsimas Provinsi Sumatera Selatan, Achmad Syaiful, ST, M.Eng. Dalam sambutannya ia menyampaikan kegiatan EGM merupakan pertemuan antar tenaga ahli dengan bidangnya masing-masing dan harus dimanfaatkan salah-satunya sharing pengalaman. Ia menambahkan, banyak fakta di lapangan yang bisa dijadikan alat pembahasan dan bahan pembelajaran, dengan menggunakan fakta-fakta di lapangan baik dari sisi kegagalan maupun sisi keberhasilan. Setiap kegagalan menuntut tanggung jawab bagi setiap pelaku mulai dari tingkat desa sampai pada tingkat tenaga ahli provinsi maupun pusat.

sumsel-lakukan2“Jika ditemukan kegagalan, tugas pelaku adalah bagaimana caranya agar dapat diperbaiki dan tidak terulang lagi. Isu-isu permasalahan tersebutlah yang harus diangkat dan dibahas dalam pertemuan EGM ini,” imbuh Syaiful.

“EGM ini sendiri sejatinya merupakan wadah untuk meningkatkan keterampilan dan sikap para tenaga ahli dalam menghadapi permasalahan, sekaligus sebagai forum berharga untuk berbagi informasi sehingga harus bisa dimanfaatkan waktu yang singkat ini dengan sebaik-baiknya,” kata Syaiful. “Manfaatkanlah nara sumber yang ada untuk menggali informasi dan meningkatkan keterampilan,” tambahnya.

Sementara itu, Gusti Fajrianto, Tenaga Ahli CBCD ROMS 5 Provinsi Sumatera Selatan, dalam laporan Panitia menyampaikan, kegiatan EGM akan membahas berbagai issue yang sedang dihadapi di kabupaten terutama terkait “desa merah” dan “desa kuning” yang perlu dipikirkan strategi dan koloborasi untuk menghijaukan kembali desa tersebut. Kevalidan data modul 7.3 menjadi hal yang krusial agar strategi yang disusun dapat tepat sasaran.

sumsel-lakukan3Pada hari kedua, narasumber dari Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) DPD Sumatera Selatan, Dr Fahmi Raghib, SH, MH dan Nuraini dari Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, menyambut baik program Pamsimas di Sumatera Selatan yang sudah mengakomodir kebutuhan para penyandang disabilitas dalam mengakses air minum dan sanitasi.

“Kami sangat mendukung dan menyampaikan kepada teman-teman pengurus di kabupaten. Harapan kami kedepannya penyandang disabilitas tidak lagi dianggap objek charity karena kasihan tapi sebagai subjek dalam pembangunan khususnya di Pamsimas,” kata Fahmi Raghib memberikan dukungan dan sekaligus menyampaikan harapannya.

sumsel-lakukan4Kepala Satker PSPAM Sumatera Selatan yang diwakili Jenton Tambunan, SE, Ak menyampaikan harapannya agar District Coordinator (DC) memberikan masukan kepada DPMU dan Satker PIP Kabupaten dalam mengevaluasi kinerja FS dan FM. “Mohon DC dapat memberikan masukan yang sesuai kemampuan terutama untuk FM WSS yang akan dipromosikan menjadi FS karena dasarnya adalah hasil evaluasi kinerja tersebut,” pinta Jenton.

Kegiatan EGM yang dipandu Tim ROMS 5 Pamsimas Sumatera Selatan berlangsung selama tiga hari (20-22/03), diikuti oleh 39 orang peserta Tim ROMS 5 dari 13 Kabupaten lokasi Pamsimas di Sumatera Selatan. Pelaksanaan kegiatan EGM juga dipantau oleh NMC yang diwakili Agus Sibarani, Regional Manager Wilayah Sumatera II. Materi yang dibahas dalam EGM meliputi “desa merah” dan “desa kuning”, Pamsimas yang inklusif, kegiatan pasca pemicuan, pengolahan air baku dan evaluasi hasil uji-petik tahap 6. (Gusti – TA CDCB Sumsel/Hartono Karyatin-Adv & Media Sp PAMSIMAS)


Tidak disertai video terkait.