top banner
  I  

Rabu - 15 Mei 2019 13:17:00 WIB

Workshop Dukungan Pemda untuk Proses Integrasi PJM Pro-AKSi ke RPJM Desa

Berita Terbaru
Administrator | dibaca: 203 pembaca

workshop-dukungan-pemda1Bandung, Jawa Barat – Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Bina Pemdes) melalui Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama Desa dengan didukung program Pamsimas menyelenggarakan kegiatan workshop untuk dukungan dan fasilitasi kepada pemerimtah daerah dalam proses integrasi PJM Pro-AKSi ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran desa.

Workshop dibuka secara resmi oleh Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, Drs Budi Antoro, MBA. Dalam sambutannya ia menyampaikan, kegiatan workshop merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya, yakni Pelatihan MoT, ToT dan Workshop Evaluasi Pelaksanaan Integrasi PJM Pro-AKSi dan RKM kedalam dokumen perencanaan dan penganggaran desa.

Dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut ia mengharapkan lahirnya kesadaran bersama diantara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa, bahwa air minum dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Untuk itu diperlukan dukungan politik dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan di daerah masing-masing agar tercapainya akses universal.

Dari kegiatan workshop ini diharapkan akan menghasilkan komitmen dari pemerintah daerah berupa dukungan fasilitasi dalam proses integrasi PJM Pro-AKSi ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran desa untuk mendukung pencapaian universal akses air minum dan sanitasi.  Disamping itu akan menghasilkan sinergitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pemecahan masalah yang akan dihadapi dalam proses pengintegrasian dokumen tersebut.

workshop-dukungan-pemda2Sebagaimana dilaporkan oleh Panitia Dr Zamzani B. Tjenreng, ST, MSi, yang juga menjabat Kasubdit Fasilitasi Kerjasama Pemerintah Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, workshop diikuti utusan dari Dinas PMD Provinsi dan Dinas PMD Kabupaten dari seluruh Indonesia, dilaksanakan di Bandung (09-10/05). Workshop dilakukan sebagai bentuk dukungan dan fasilitasi bagi pemerintah daerah dalam proses integrasi PJM Proaksi dan RKM ke dalam RPJMDesa dan RKP Desa serta realisasi APBDesa di tahun 2019.

“Melalui pelaksanaan workshop diharapkan memicu tumbuhnya komitmen pemerintah daerah berupa alokasi anggaran dari APBD Provinsi maupun kabupaten terhadap APBDes,” imbuh Zamzani

Dalam acara workshop diadakan panel diskusi dengan menampilkan Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Desa-Ditjen Bina Pemdes, Drs Budi Antono, MBA, Kasubdit LH PSDA dan TTG Ditjen PPMD Kementerian Desa, PDTT, Drs Sofyan Johan, MA, dan Ketua CPMU Pamsimas Kementerian PUPR Fajar Eko Antono, ST, MSc. Ketiga narasumber memberikan paparan dan penjelasan mengenai posisi, peran dan action yang telah dilakukan dalam rangka mempercepat usaha pencapaian universal akses air minum dan sanitasi sesuai dengan kewenangan dan peran masing-masing kementerian.

workshop-dukungan-pemda3Pada acara panel diskusi yang dipandu Herry Septiadi dari NMC Pamsimas, juga menghadirkan narasumber lain dari Provinsi, Kabupaten, dan Desa. Mereka adalah Ir Agus Suranta, MSi dari Dinas PMD Provinsi Jawa Tengah, Drs Wawan Suwirta dari Dinas PMD Kabupaten Subang Jawa Barat, dan Rahmat Widodo selaku Kepala Desa Nanggerang Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat.

Melalui para nasasumber dari daerah diharapkan dapat memberikan lesson learned atau pembelajaran bagi pemerintah daerah lainnya terkait dengan dukungan pemda terkait pembiayaan bidang air minum dan penyehatan lingkungan atau sanitasi di daerah masing-masing.

Para narasumber tersebut membagikan pengalamannya terkait dengan dukungan kebijakan dan juga penganggaran untuk kegiatan di bidang air minum dan sanitasi atapun dukungan terhadap progam Pamsimas. Dalam panel diskusi dilakukan sessi tanya-jawab dengan peserta workshop.

Setelah acara panel diskusi peserta workshop dibagi kedalam lima kelompok untuk mendiskusikan isu atau tema yang menjadi tantangan pemerintah daerah.  Hasil diskusi kelompok melalui perwakilan masing-masing kelompok selanjutnya dipresentasikan kepada seluruh peserta workshop.

workshop-dukungan-pemda4Mengakhiri sesi presentasi kelompok dan sekaligus penutupan acara, Dr Zamzani B. Tjenreng, ST, MSi memberikan arahan dan menyimpulkan hal-hal yang menjadi kesepakatan dalam diskusi perserta. Intinya, diperlukan adanya komitmen dari pemerintah daerah untuk mendukung pencapaian akses universal sesuai dengan kewenangannya. Dalam hal ini adalah Dinas PMD Provinsi dan Kabupaten mempunyai kewenangan untuk melakukan pembinaan kepada pemerintahan desa agar proses integrasi PJM Pro-AKSi dan RKM kepada dokumen perencanaan dan penganggaran desa menjadi hal yang mudah dipahami dan dapat dilaksanakan oleh kepala desa sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten dan Provinsi diharapkan dapat memberikan dukungan penganggaran terhadap kegiatan air minum dan sanitasi melalui Bantuan Keuangan Khusus kepada desa. (Ahmad Rustendi- TA CDCB Jabar/Hartono Karyatin-Adv & Media PAMSIMAS)


Tidak disertai video terkait.