top banner
  I  

Kamis - 03 Oktober 2013 04:01:50 WIB

Enam Infrastruktur Fisik PAMSIMAS Kab Tegal Mangkrak

Berita
Administrator | dibaca: 50849 pembaca
Sia- sia fasilitas program PAMSIMAS yang didanai pemerintah pusat itu, disebabkan tidak tepat sasaran ketika memilih lokasi PAMSIMAS.
 
berita03102013-aSlawi Sebanyak enam infrastruktur fisik Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) program nasional di wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah mangkrak.
 
Ada 64 desa di wilayah Kab Tegal yang sudah difasilitasi PAMSIMAS. Dari total itu 10 persen diantaranya mangkrak atau tidak bisa digunakan. Sekitar 6 sampai 7 titik tersebar di Kab Tegal. Diantaranya, di Desa Kertasari Kecamatan Suradadi dan Desa Margasari Kecamatan Margasari," kata Ketua Panitia Kemitraan (Pakem) PAMSIMAS Kab Tegal, Arief Ardian, Selasa( 01/10/2013).
 
Arief berpendapat, sia- sia fasilitas program PAMSIMAS yang didanai pemerintah pusat itu, disebabkan tidak tepat sasaran ketika memilih lokasi PAMSIMAS. Namun demikian, Arief mengaku akan mengoptimalkan kembali PAMSIMAS tersebut.
 
" Untuk yang mangkrak, kami menunggu pengajuan dari desa, kemudian kita usulkan ke pusat untuk adanya perbaikan lagi," papar Arief.
 
Lain lagi, kata Arief, program PAMSIMAS yang dikelola dengan bagus akan kembali mendapatkan dana Hibah Insentif Kabupaten (HIK) dan Hibah Insentif Desa (HID) dengan nilai bervariasi. Dana HIK nilai totalnya mencapai Rp 2,5 miliar. Sedangkan dana HID nilainya hanya Rp 450 juta.
 
Adapun desa yang mendapat dana HIK, sebanyak 12 desa. Antara lain, di Kecamatan Bumijawa meliputi Desa Sokatengah, Dukuhbenda, Batumirah, Bumijawa, dan Cempaka. Kemudian di Kecamatan Warureja meliputi Desa Banjar Agung, Sigentong, dan Desa Kreman. Sedangkan di Kecamatan Kedungbanteng hanya satu desa yakni Semedo. Di Kecamatan Bojong dan Pagerbarang juga masing-masing satu desa, yakni Desa Lengkong dan Desa Pagerbarang.
 
Sementara desa yang mendapat HID, lanjut Arief, jumlahnya hanya 3 desa. Satu diantaranya, Desa Sangkanayu Kecamatan Bojong. Masing-masing desa akan mendapatkan Rp 150 juta.
 
"Program dana hibah ini, khusus untuk desa yang pengelolaan PAMSIMASnya bagus. Program ini diseleksi sejak 2008 hingga sekarang," paparnya.(koranlokal.com)

Tidak disertai video terkait.




BACA JUGA :