top banner
  I  

Selasa - 16 Juli 2013 04:07:40 WIB

Pelatihan FM dan FK PAMSIMAS II TA 2013

Berita
Administrator | dibaca: 50818 pembaca

Ada 4 titik kritis besar yang harus diwaspadai dan diantisipasi, antara lain adalah pada proses pemilihan desa yang sebagian daerah sudah menyelesaikannya dan sebagian daerah lainnya sedang menyelesaikannya untuk calon desa sasaran TA 2013 dan kemudian untuk calon desa sasaran TA 2014.

berita15072013Jawa Tengah - Pelatihan yang berlangsung selama seminggu di Gedung Pusat Pendidikan dan Latihan BKK Provinsi Jawa Tengah ini, menitikberatkan pada beberapa hal yang harus diwaspadai dan diantisipasi.

Leo Sapto Adji W, ST selaku PPK PAMSIMAS Provinsi Jawa Tengah menuturkan, sesuai dengan tahapan Program PAMSIMAS, ada 4 titik kritis besar yang harus diwaspadai dan diantisipasi, antara lain adalah pada proses pemilihan desa yang sebagian daerah sudah menyelesaikannya dan sebagian daerah lainnya sedang menyelesaikannya untuk calon desa sasaran TA 2013 dan kemudian untuk calon desa sasaran TA 2014.

Leo mengatakan, dalam proses pemilihan desa, salah satu hal penting adalah kualitas proposal yang diajukan oleh desa melalui Tim Penyusun Proposal.

“ Proposal desa harus disusun berdasarkan hasil proses IMAS penyusunan Proposal yang benar.dan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya

Untuk itu, lanjut Leo pendampingan terhadap proses IMAS dan penyusunan proposal sangat penting dan menentukan. Walaupun fasilitator masyarakat tidak langsung memfasilitasi masyarakat dalam pelaksanaan IMAS dan Penyusunan Proposal, tetapi fasilitator harus menjamin bahwa kader AMPL harus menguasai, mampu dan terampil memfasilitasi masyarakat.

berita15072013-a“Fasilitator harus menjamin bahwa kader AMPL melaksanakan proses IMAS, pembentukan tim penyusun proposal, proses penyusunan proposal, penyusunan PJM ProAKSi dan RKM, serta seluruh kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat. Coaching terhadap Kader AMPL dan pendampingan dalam kegiatan masyarakat wajib dilakukan oleh fasilitator,” jelas Leo

Pelatihan Fasilitator Masyarakat dan Fasilitator Keberlanjutan Program PAMSIMAS II (tambahan) TA 2013 untuk Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan Kalimantan Selatan ini telah dilaksanakan pada 5 – 11 Juli 2013 lalu di Jawa Tengah.

Pelatihan ini diikuti oleh 97 orang peserta dari undangan 118 orang peserta. dengan peserta pelatihan adalah calon fasilitator masyarakat dan calon fasilitator keberlanjutan yang diseleksi dan direkrut, untuk mengisi kekurangan dari kebutuhan fasilitator di masing-masing provinsi dari hasil pelatihan sebelumnya dan proses kontrak fasilitator yang dilakukan oleh Satker PKPAM Provinsi.

Kekurangan FK terutama karena FK ditetapkan 2 orang (bidang WSS dan CD) untuk tiap kab/kota, dikarenakan lokasi pendampingan FK yang relatif luas (desa-desa PAMSIMAS II dan desa-desa PAMSIMAS I)

Sementara kekurangan fasilitator masyarakat, lebih disebabkan karena adanya fasilitator masyarakat yang dipromosikan menjadi fasiliator keberlanjutan.

berita15072013-bSelama pelatihan, seluruh materi disampaikan dan dipelajari dengan baik sesuai modul pelatihan. Proses pembelajaran dilakukan dengan berbagai metode pembelajaran dengan pendekatan andragogi. Semua peserta aktif mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh antusias dan disiplin yang tinggi.

 

Tujuan pelatihan bagi FK dan FM itu sendiri adalah, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan fasiolitator untuk memfasilitasi proses pemilihan desa PAMSIMAS untuk tahun 2013. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan fasilitator untuk memfasilitasi perencanaan dan pelaksanaan kegiatan program sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Kemudian, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan fasilitator terkait dengan upaya mendukung keberlanjutan program. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis fasilitator sesuai dengan latar belakang keahliannya (Teknik SAMS dan Pemberdayaan Masyarakat) dan meningkatkan kemampuan fasilitator agar dapat bekerja secara efektif dalam tim.

Selama proses pelatihan berlangsung, pemandu melakukan pengamatan kepada setiap peserta untuk diberikan penilaian terhadap penguasaan materi, ketrampilan komunikasi/fasilitasi, kreatifitasnya, kemampuan di dalam tim kerja, serta kedisiplinannya, dimana hasil pengamatan tersebut akan dipadukan dengan hasil post test untuk menentukan kelulusan peserta. (Poppy Harsutiani- WSSE Spec CMAC;Rita)


Tidak disertai video terkait.




BACA JUGA :