top banner
  I  

Kamis - 20 Februari 2014 04:29:58 WIB

PAMSIMAS Siap Tambah Lokasi Kabupaten/Kota di 2015

Berita
Administrator | dibaca: 50684 pembaca

PAMSIMAS Siap Tambah Lokasi Kabupaten/Kota di 2015


Untuk mencapai target 100% akses air minum dan sanitasi Indonesia di 2019, Pokja AMPL Nasional akan mendukung penambahan kabupaten/kota lokasi Program PAMSIMAS di 2015.

tambahlokasi 1

Jakarta - Sejumlah pejabat Eseon II di jajaran kementerian yang tergabung dalam Tim Teknis Pokja AMPL Nasional, Selasa pagi (18/2) mengadakan breakfast meeting di Hotel Ambhara Jakarta, guna membahas beberapa isu mengenai pelaksanaan kegiatan/Program AMPL di Indonesia.

tambahlokasi 2Pertemuan yang dilaksanakan pertama kali di 2014 ini, merupakan tindak lanjut pertemuan Tim Pokja AMPL Eselon III. Pertemuan Tim Teknis ini, dipimpin Direktur Permukiman dan Perumahan Bappenas selaku Ketua I Pokja AMPL Nasional,  Nugroho Tri Utomo.

Isu utama yang diangkat dalam pertemuan ini adalah berkaitan dengan pelaksanaan Program Percepatan Pembangunan  Sanitasi Permukiman (PPSP), Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Kegiatan Pembinaan dan Pengendalian Prasarana  dan Sarana Dasar Perkotaan/Perkotaan (P3SDP), Program PAMSIMAS dan rencana kegiatan Internasional, Indonesia  International Water Week (IIWW).

Nugroho menegaskan bahwa semua program yang akan dibahas ini saling berkaitan erat, karena satu dan lainnya saling    mendukung dalam percepatan akses air minum dan sanitasi di Indonesia.

tambahlokasi 2Sementara itu, Direktur Pengembangan Air Minum, Ditjen Cipta Karya Kementerian PU, Danny Sutjiono saat menyampaikan Progres Program PAMSIMAS pada pertemuan tersebut, menggarisbawahi capaian bertambahnya masyarakat yang Stop BABS, masih jauh dari target untuk PAMSIMAS I.

Dari 80% baru tercapai 44,6%, dan juga pelaksanaan PAMSIMAS II tahun 2013, sebagian besar desa masih terkendala dalam pelaksanaan pemicuannya, ungkap Danny.

Selain capaian SBS, Danny juga menyampaikan, masih rendahnya capaian presentasi alokasi APBD untuk pemeliharaan sarana air minum dan sanitasi serta perluasan pendekatan program untuk pencapaian target MDGs.

Hal ini dikarenakan Pemda belum melaksanakan kewajiban replikasi dan pemenuhan BOP, untuk mendukung kegiatan Program AMPL termasuk pembinaan terhadap BP SPAMS dan asosiasinya.

Sehubungan dengan persiapan pelaksanaan Program PAMSIMAS II 2014, Danny mengatakan, bahwa sampai pertengahan Februari 2014 ini, dari 220 kab/kota, baru 209 Pakem kab/kota yang telah selesai melaksanakan seleksi desa.

tambahlokasi 4

153 kab/kota menyampaikan usulan desa dan 91 kab/kota dengan surat usulan yang lengkap (Surat Kepala Daerah). Untuk 91 kab/kota yang usulannya sudah lengkap saat ini sedang proses penetapan SK Dirjen Cipta Karya Kementerian PU, tutur Danny

Diakhir penyampaian progres PAMSIMAS, Danny menyampaikan perihal banyaknya minat Kabupaten/Kota yang belum masuk dalam sasaran Program PAMSIMAS II untuk mengikuti Program PAMSIMAS.

Hal ini disambut positif oleh Nugroho sehubungan dengan program pemerintah untuk mencapai target 100% akses air minum dan sanita Indonesia di 2019, dan Nugroho meminta pihak Executing Agency Program PAMSIMAS segera memasukan usulannya dalam RKP 2015 di tahun 2014 ini.

PAMSIMAS II baru dilaksanakan di 220 kabupaten/kota di 32 provinsi, tentunya masih banyak kabupaten/kota yang jumlahnya sekitar 400 di Indonesia ini, yang juga berpeluang untuk melaksanakan Program PAMSIMAS di tahun 2015 mendatang. Semoga informasi ini menjadi motivasi kab/kota untuk bersama-sama mewujudkan 100% akses air minum dan sanitasi Indonesia di tahun 2019. (Endang SR Sekber Program PAMSIMAS;Rita)


Tidak disertai video terkait.




BACA JUGA :