top banner
  I  

Kamis - 08 Mei 2014 01:43:33 WIB

Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten/Kota Diharapkan Menjadi Semakin Efektif

Berita
Administrator | dibaca: 52166 pembaca

Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten/Kota Diharapkan Menjadi Semakin Efektif

"Peran Asosiasi harus mampu memfasilitasi para anggotanya di dalam memecahkan berbagai isu/permasalahan kegiatan pengelolaan, serta mampu memfasilitasi para anggotanya dengan mitra potensial dalam pembangunan SPAMS Perdesaan"

Kupang NTT - Kegiatan Pelatihan Penguatan Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Tingkat Kabupaten/Kota Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur diselenggarakan mulai tanggal 5 hingga 9 Mei 2014 di Hotel Maya Kupang Nusa Tenggara Timur dan dibuka oleh Bapak Mattanu, selaku Kabid Bina Program Dinas PU setempat. Bpk Mattanu menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung pembentukan Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan di tingkat kabupaten/kota. Peran Asosiasi harus mampu memfasilitasi para anggotanya (yang terdiri dari BPSPAMS) di dalam memecahkan berbagai isu/permasalahan kegiatan pengelolaan SPAMS Perdesaan, serta mampu memfasilitasi para anggotanya dengan mitra potensial dalam pembangunan SPAMS Perdesaan

asosiasi pengelola 1Sementara, Kasatker Pembinaan Pamsimas Pusat, Bpk Ir. Bustami, MM yang didampingi oleh Bpk Laurensius T Seran, S.ST, MT selaku Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Provinsi Nusa Tenggara Timur, memberikan arahan kepada peserta bahwa Asosiasi diharapkan menjadi mitra pemerintah daerah yang dapat memberikan masukan di dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat. Karena sebenarnya tanggung jawab penyediaan layanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat adalah tugas pemerintah daerah.

Ketua Panitia, menyampaikan bahwa acara pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus agar dapat memberkan atau mengkoordinasikan pendampingan dan penguatan bagi BPSPAMS, meningkatkan kapasitas pengurus agar dapat menjadi mitra pemerintah daerah dan lembaga penyedia AMPL-BM lainnya, dan, meningkatkan kapasitas pengurus agar dapat membangun asosiasi yang transparan dan akuntabel.

Dalam rangka meningkatkan kapasitas Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan tingkat Kabupaten/Kota, Direktorat PAM Ditjen Cipta Karya Kementerian PU, dalam Rencana Kerja Program Pamsimas Tahun 2014, telah menyusun program penguatan Asosiasi tingkat Kabupaten/Kota berupa: Workshop penyusunan rencana kerja Asosiasi Pengelolaan SPAMS Perdesaan tingkat nasional; Pertemuan Teknis mempersiapkan pemandu pelatihan Asosiasi tingkat Kabupaten/kota; Pelatihan Asosiasi SPAMS Perdesaan tingkat Kabupaten/Kota; Pelaksanaan program penguatan (program dasar dan program klinik/intensif); Workshop regional untuk Asosiasi Pengelola SPAMS tingkat kabupaten terkait dengan evaluasi pelaksanaan program penguatan.

asosiasi pengelola 2BPSPAMS sebagai penggerak perluasan akses air minum dan sanitasi desa/kelurahan memerlukan pembinaan dan pengembangan kinerja secara berkelanjutan menuju kinerja yang tinggi dan mencapai status mandiri. Pembinaan terhadap BPSPAMS ini tentunya tidak hanya oleh Pemerintah Daerah, namun juga dapat dilakukan oleh lembaga lain yang memang kompeten dan peduli atas kondisi pelayanan air minum dan sanitasi masyarakat perdesaan. Dengan adanya Asosiasi Pengelola SPAMS Perdesaan Kabupaten/Kota diharapkan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat (BPSPAMS) dalam pembangunan SPAMS Perdesaan bisa menjadi semakin efektif. Asosiasi harus mampu menjadi wadah kebersamaan di antara anggotanya yang terdiri dari BP-SPAMS untuk saling belajar dalam pengelolaan SPAMS yang baik.

Kegiatan dihadiri oleh Asosiasi SPAMS Perdesaan Kabupaten/Kota terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, Bidang Sanitasi dan Lingkungan serta BidangTeknik, Pemerintah Daerah (Bappeda Kab Kupang, Dinas PU Kab. Rote Ndao, Dinas PU Kab. TTS BPMD Kab TTU, BPMD Kab Manggarai Barat, Manggarai, Sumba Barat, Alor, Lembata, Sikka), Distrik Koordinator pada 7 kabupaten, Fasilitator Keberlanjutan pada 11 Kabupaten (Kota Kupang, Kupang, TTU, TTS, Rote Ndao, Alor, Lembata, Sikka, Manggarai, Manggarai Barat, Sumba Barat) dan LGS ROMS 5. (Poppy Harsutiani WSS-CMAC, Rita/Jake J)

 

 


Tidak disertai video terkait.




BACA JUGA :