top banner
  I  

Selasa - 09 September 2014 02:54:14 WIB

Koordinasi Baik, Keberlanjutan Program Terlaksana Baik

Berita
Administrator | dibaca: 50730 pembaca

Koordinasi Baik, Keberlanjutan Program Terlaksana Baik

 

Kerja keras asosiasi TIBAR dan fasilitator keberlanjutan serta dukungan penuh pemda Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat untuk menjamin keberlanjutan program.

Agam - Menyadari kerja sama dengan semua pihak serta bermitra dengan Pemda adalah modal untuk mencapai tujuan program PAMSIMAS yang akan menjamin keberlanjutan program, asosiasi TIBAR dan SKPD Pembina Program PAMSIMAS Kabupaten Agam Provinsi Sumatra Barat selalu berusaha menjalin kerja sama yang baik.

Dukungan moral maupun material yang diberikan Pemda Agam patut di acungi jempol.

Dukungan ini lahir karena Anggota Asosiasi Tibar, dan Fasilitator Keberlanjutan Kabupaten Agam, bekerja membina BP SPAMS dengan sepenuh hati dan keikhlasan bahkan rela patungan untuk biaya transportasi dan konsumsi selama perjalanan menuju lokasi, demi terwujudnya tujuan mulia dari Program PAMSIMAS.

Pada laporan kerja asosiasi yang disampaikan oleh ketua Asosiasi Tibar di mana dari 65 lokasi binaan asosiasi dan fasilitator keberlanjutan, 15 lokasi diantaranya merupakan lokasi yang berfungsi sebagian, 2 lokasi tidak berfungsi. Pembinaan yang sudah difokuskan pada lokasi tersebut, telah membuahkan hasil, di mana sudah mulai dari pembenahan terhadap pengurus dan pengguna sarananya. Sementara 2 lokasi yang tidak berfungsi karena merupakan lokasi bencana alam menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Agam.

Kepala BPMPN Kabupaten Agam, Drs. Welfizar mengatakan, BPMPN Kabupaten Agam akan mendukung penuh Asosiasi Tibar terutama dalam segi pendanaan, hal ini sudah terbukti dengan telah mengalokasikan dana untuk sewa kantor asosiasi dan kebutuhan lainnya.

Bahkan BPMN Kab Agam memperlakukan sama anggota asosiasi yang melakukan pembinaan dengan PNS, salah satunya, ada SPPD bagi anggota asosiasi yang menjalankan tugas pada lokasi tertentu.

Bahkan Welizar juga akan mempertimbangkan dengan berjanji akan membahas dalam tingkat Pakem Kabupaten Agam, untuk menganggarkan dana untuk mengulang pemicuan CLTS di daerah pasca program dan dan perbaikan sarana dari APBD Agam, termasuk meminta SKPD Pembina bisa mendampingi asosiasi dan fasilitator keberlanjutan untuk melakukan monev kelapangan.

Tidak hanya itu, apresiasi dari Pakem juga luar biasa, Dinkes Kesehatan Agam yang diwakili Halim Wajdi akan mengalokasikan anggaran tahun 2015, untuk pembinaan daerah pasca program guna mencapai SBS di seluruh jorong. Dan disaat bersamaan ketua Pakem Kabupaten Agam, Mistiwandi mengatakan, jika dana untuk pemicuan untuk daerah pasca baru bisa di anggarkan 2015, maka asosiasi diminta membuat rencana kerja tahun ini dan dana yang akan dipakai menggunakan dana yang ada di Bappeda Kabupaten Agam.

Welizar juga menanggapi positif tentang daerah yang tidak berfungsi karena bencana alam. Ia meminta fasilitator untuk memastikan masyarakat bersedia mengikuti peraturan program, sebelum melakukan pembinaan.

" Dana pendukung untuk itu ada dan sudah tersedia," ucap Welizar.

Sementara itu DPMU Kabupaten Agam Raf'an yang diwakili Rusdi Gafar mengatakan, untuk membantu koordinasi di tingkat kecamatan, dari DPMU kembali mengaktifkan TKKC, karena dana untuk itu juga sudah tersedia.

Untuk menyamakan pandangan BP SPAMS terhadap program tahun angaran 2015, pendanaan untuk asosiasi oleh BPMD Kabupaten Agam ditambah dengan adanya pelatihan dan studi banding ke provinsi lain.

Dukungan lain juga datang dari Bupati Agam dengan berencana akan melakukan monev terhadap daerah yang belum sehat. Tujuannya, untuk memberi motivasi bagi jorong tersebut.

Bahkan Asisten II Sekda Kab Agam, berjanji akan memberi satu mobil dinas untuk mendukung dan memudahkan asosiasi dalam pembinaan kelapangan.

Dukungan penuh lainnya dari semua pihak mulai dari District Coordinator Program PAMSIMAS, STBM, Pakem serta seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Agam terhadap keberlajutan Program PAMSIMAS khususnya di Kabupaten Agam dan Nasional pada umumnya diharapkan bisa membawa program ini tetap berkelanjutan. (Winda Mardaris - FMK CD Kabupaten Agam Sumatera Barat ; Rita)


Tidak disertai video terkait.




BACA JUGA :