top banner
  I  

Kamis - 11 September 2014 07:29:11 WIB

Dua Puluh Enam Kabupaten/Kota Menerima HIK dan HKP

Berita
Administrator | dibaca: 50903 pembaca

Dua Puluh Enam Kabupaten/Kota Menerima HIK dan HKP

 

Penyelenggaraan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Paket PAMSIMAS Hibah Insentif Kabupaten (HIK) bersamaan dan Hibah Khusus PAMSIMAS (HKP) TA 2014.

 

dua puluh enam 1Yogyakarta Paket PAMSIMAS HIK dan HKP merupakan program dukungan terhadap keberlanjutan desa PAMSIMAS dengan latar belakang dan sasaran yang berbeda maupun keduanya memiliki tujuan yang sama. Paket PAMSIMAS HIK merupakan insentif bagi kabupaten/kota pelaksana PAMSIMAS - I yang telah menunjukkan kinerja baik selama pelaksanaan program PAMSIMAS 2008 2012.

Kinerja yang baik dinilai dari kinerja pemerintah kabupaten/kota dalam memenuhi kewajiban replikasi PAMSIMAS I sampai 2013, tingkat keberfungsian desa sasaran PAMSIMAS (sampai dengan 2012), dan tindak lanjut penyelesaian temuan BPKP maupun pengaduan masyarakat serta status capaian SBS telah melebihi rata-rata nasional (44,67%).

Bentuk insentif tersebut kata Direktur Pengembangan Air Minum Ditjen Cipta Karya Kemen PU Ir. Mochamad Natsir, berupa bantuan dana APBN dan bantuan teknis pelatihan fasilitator untuk kegiatan optimalisasi dan atau pengembangan desa sasaran PAMSIMAS keberlanjutan.

Sementara paket PAMSIMAS HKP, diberikan kepada kabupaten/kota yang memiliki komitmen untuk meningkatkan keberfungsian SPAMS desa PAMSIMAS pada desa-desa yang sudah tidak berfungsi maupun berfungsi sebagian melalui kegiatan optimalisasi SPAMS saja. 

dua puluh enam 3b

" Bentuk bantuan yang diberikan pada prinsipnya sama dengan HIK, yaitu bantuan dana APBN dan bantuan teknis pelatihan fasilitator," ucap M. Natsir saat memberikan sambutan dan arahan pada pembukaan acara Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dan Penjelasan Agenda Pelaksanaan PAMSIMAS Hibah Insentif Kabupaten (HIK) dan Hibah Khusus PAMSIMAS (HKP) Tahun 2014, di Yogyakarta, 8 September 2014.

dua puluh enam 2Direktur PAM juga menjelaskan, berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Cipta Karya Nomor 111/KPTS/DC/2014 tanggal 29 Agustus 2014 tentang Perubahan Atas Keputusan Direktur Jenderal CIpta Karya Nomor 86/KPTS/DC/2014 tentang penetapan kabupaten/kota penerima dana hibah insentif program PAMSIMAS TA 2014, telah menetapkan 12 kabupaten penerima dana HIK tahap II dan SK Direktur Jenderal Cipta Karya nomor 112/KPTS/DC/2014 tentang Penetapan Kabupaten/Kota Penerima Dana Hibah Khusus PAMSIMAS yang telah menetapkan 14 kabupaten/kota penerima dana HKP tahun 2014.

Salah satu ketentuan dalam keputusan tersebut adalah bahwa penyaluran dana HIK dan HKP TA 2014 akan ditindak lanjuti dengan perjanjian kerjasama. Perjanjian kerjasama ini merupakan perwujudan komitmen bersama pelaksanaan kegiatan HIK maupun HKP.

" Berdasarkan petunjuk teknis paket PAMSIMAS HIK maupun HKP, pemanfaatan dana yang bersumber dari APBN dilakukan melalui pola Paket Kemitraan (Pakem) dengan pendanaan dari APBD dan kontribusi masyarakat, sehingga dinamakan Paket PAMSIMAS HIK maupun Paket PAMSIMAS HKP," tutur Direktur PAM.

dua puluh enam 4Ka Satker Pembinaan PAMSIMAS Ir Bustami mengatakan, penyediaan dana HIK ditujukan untuk memotivasi pemerintah kabupaten/kota dalam meningkatkan kinerja penyediaan air minum dan sanitasi dalam rangka pencapaian target MDGs.

Sementara HKP ditujukan untuk meningkatkan pencapaian target layanan air minum dan sanitasi melalui kegiatan optimalisasi SPAMS.

" Bagi kabupaten/kota yang memiliki komitmen dalam mengoptimkan sarana dan prasarana SPAMS Perdesaan yang dibangun melalui program PAMSIMAS, pemerintah pusat juga memberikan dukungan dalam bentuk Hibah Khusus PAMSIMAS," tutur Bustami saat memberikan laporan ketua panitia.

Bustami menjelaskan, kedua belas kabupaten/kota penerima paket HIK tersebut adalah, Kabupaten Dharmasraya, Lima Puluh Kota Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten Indragiri Hulu, Indragiri Hilir Provinsi Riau. Kabupaten Ogan Komering Ilir, Lahat Provinsi Sumatera Selatan. Kabupaten Temanggung, Boyolali, Semarang, Grobogan, Pemalang Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Manggarai Provinsi NTT.

Kabupaten/kota penerima HKP adalah Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, Kabupaten Balangan, Banjar, Barito Kuala, Tanah Bumbu Provinsi Kalimantan Selatan. Sementara dari Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Purbalingga, Magelang, Kebumen dan Sragen.

dua puluh enam 5bDari Provinsi Sulawesi Selatan adalah Kabupaten Wajo dan Pinrang. Provinsi Sulawesi Barat, Kabupaten Majene dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Rote Ndao.

Hadir dalam kesempatan tersebut untuk penandatangan adalah Bupati Gorbogan Bambang Pujiono SH, Bupati Pemalang H. Junaedi SH.MM, Bupati Kebumen H. Buyar Winarso SE dan Bupati Majene H. Kalma Katta.

Wakil Bupati Asyirwan Yunus Lima Puluh Kota, Wakil Bupati Muara Enim Nurul Aman dan Wakil Bupati Barito Kuala H. Makmun Kaderi juga hadir melakukan penandatangan perjanjian kerjasama sementara untuk kabupaten/kota lainnya masing-masing diwakili sekretaris daerah, kepala dinas PU dan Bappeda. (Rita Hendriawati CMAC)


Tidak disertai video terkait.




BACA JUGA :