top banner
  I  

Rabu - 15 Oktober 2014 11:27:53 WIB

BP SPAMS Kuat Jamin Keberlanjutan Program

Berita
Administrator | dibaca: 51230 pembaca

BP SPAMS Kuat Jamin Keberlanjutan Program

 

Guna menjamin keberlanjutan program, penguatan kelembagaan Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP SPAMS) mutlak dilakukan.

 

BPSPAMS kuat jamin 2Semarang Kepedulian dan peran aktif Pemerintah Kota Semarang, khususnya Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan KB (Bapermasper & KB) dalam membina dan menumbuhkembangkan Badan Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (BP SPAMS) sangatlah besar. Selain untuk memenuhi perannya sebagai penyedia layanan, juga untuk pengembangan program dan dapat menjadi lembaga yang mandiri.

Salah satu wujudnya adalah pemberian dana stimulan kepada BP SPAMS setiap tahun sejak tahun 2011. Untuk tahun ini diberikan kepada 10 BP SPAMS, masing-masing menerima Rp 750 ribu.

"Walau tidak besar, ini diharapkan mampu menambah motivasi pengurus untuk mengelola BP SPAMS lebih baik," ungkap Bimbong Yogatama, SH, Kepala Bapermasper & KB Kota Semarang, saat "Workshop Penguatan BP SPAMS se-Kota Semarang" akhir bulan lalu (24/09) di Gedung Balaikota Semarang.

Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Pemkot Semarang, Drs. Adi Tri Hananto ini diikuti oleh seluruh Ketua BP SPAMS dan Kader AMPL se-Kota Semarang. Hadir sebagai pemateri, A. Wiweko (Ka DPMU), Drs. Jauhar Wirawan (Bapermasper & KB), Wahyoto, SKM (Dinas Kesehatan), Arwita Mawarti, MT (Bappeda), Sardi AK, SH (DPP Asosiasi) dan DC Kota Semarang dan sebagai moderator adalah staf ahli walikota Semarang, Musthofar.

Dalam sambutan pembukaannya, Sekda Kota Semarang menyatakan, penguatan kelembagaan BP SPAMS ini adalah, untuk menjamin keberlanjutan program PAMSIMAS di kelurahan penerima program.

"Kita berharap semua BP SPAMS melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, sehingga masyarakat mudah dan murah dalam mengakses air minum dan sanitasi," tegas Adi Tri Hananto.

Untuk tahun ini, Pemkot telah menyelesaikan hutang replikasi sebanyak 3 (tiga) kelurahan, bahkan menambah satu kelurahan optimalisasi dari dana APBD sebesar Rp 850 juta. Dengan demikian, tahun ini Kota Semarang melaksanakan program HIK 11 kelurahan, HID 9 kelurahan, replikasi 3 kelurahan dan optimalisasi satu kelurahan.

Sedang A.Wiweko lebih menekankan pada penyelasaian program di akhir tahun ini. Karena itu DPMU bersama asosiasi dan tim DC, mencarikan solusi bagaimana program ini dilaksanakan walau dananya belum turun.

Dijelaskan, dengan tetap menggunakan tahapan-tahapan yang telah dibakukan, Satlak dan BP SPAMS mencari modal dahulu untuk melakukan pengeboran, pembelian pipa dan asesoris lain.

"Takutnya nanti pas dana turun harga-harga naik, sehingga dapat mengganggu penyelesaian program," ugnkapnya.

Sementara, Wahyoto mengingatkan, BP SPAMS selain mampu melayani kemudahan akses air minum, penyehatan lingkungan dengan sanitasi layak harus seiring sejalan.

"Karena goalnya adalah tercapainya nol persen BABS di kelurahan penerima program PAMSIMAS," ucap Wahyoto.

BPSPAMS kuat jamin 1Harapan Pemkot Semarang mencapai Kota Sehat, telah ditempuh beberapa terobosan. Di antaranya dengan pembangunan jamban standar nasional bagi keluarga miskin di Kota Semarang, Hal ini tak bisa lepas dari upaya Bappeda Kota Semarang, dalam pencapaian pemenuhan air minum dan sanitasi di masyarakat.

"Kita akan maksimal melaksanakan itu dengan selalu bekerja sama dengan instansi terkait, juga BP SPAMS dan Asosiasi BP SPAMS, sebagai salah satu anggota Panitia Kemitraan untuk menentukan lokasi dan apa saja pembangunan yang dibutuhkan terkait air bersih dan sanitasi," ungkap Arwita Mawarti.

Senada dengan Arwita, Sardi AK mengatakan peran asosiasi sebagai mitra pemerintah sangatlah vital. Sebab menjadi tugas asosiasi untuk menjadikan BP SPAMS yang kurang berfungsi atau berfungsi sebagian menjadi berfungsi secara maksimal. Karena itu, Dukungan pemerintah daerah dan para anggota asosiasi sangatlah dibutuhkan.

"Ke depan bagaimana asosiasi ini bisa menjalin kemitraan dengan pihak-pihak yang peduli pada penyediaan air minum dan sanitasi di masyarakat, dan menjadikan asosiasi ini mandiri," tegasnya.

Acara workshop diakhiri dengan pemetaan kelurahan calon penerima program HID dan HIK tahun 2015 yang dipandu Tim DC Kota Semarang. Juga penyerahan dana stimulan kepada 10 BP SPAMS terpilih. (Sri Rejeki S, Asosiasi BP SPAMS Tirta Atlas Kota Semarang;Rita)


Tidak disertai video terkait.




BACA JUGA :